• Home
  • Nasional
  • Benda Mencurigakan di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Bom Pipa Palsu

Benda Mencurigakan di Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Bom Pipa Palsu

Kamis, 10 Jan 2019 16:03
Dibaca: 584 kali
BAGIKAN:
Rumah Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi

Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian menyampaikan benda yang ditemukan di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo diduga merupakan bom pipa palsu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, serbuk putih yang ada di dalam rangkaian pipa itu merupakan semen putih.

"Mengenai serbuk putih yang ada di situ. Itu adalah berisi senyawanya, yaitu semen putih. Jadi bukan merupakan bahan peledak," ujar Dedi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2018).

Hal yang sama disampaikan, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal. Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri benda mencurigakan di dalam tas yang digantung di pagar kediaman Agus Rahardjo dipastikan bukan bom.

"Polri menyimpulkan bahwa yang ditemukan di lokasi kediaman pimpinan KPK Pak Agus (Ketua KPK Agus Rahardjo) di Bekasi adalah bom palsu, fake bomb," ujar Iqbal.

Iqbal menuturkan, dalam tas itu ada benda yang menyerupai rangkaian bom, yakni paralon yang disusun dengan baterai, serbuk putih, paku, kabel, detonator, dan sekring. Iqbal mengatakan, saat ini penyidik sedang bekerja untuk menelusuri pelaku yang meletakan benda menyerupai bom itu.

“Kita terus bekerja mengusut pelakunya, kita akan ungkap motifnya apa, tunggu saja,” tutur Iqbal.

Sementara untuk penyerangan rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Iqbal mengatakan satu dari dua bom yang dilemparkan dipastikan tak meledak. Lebih lanjut, Iqbal juga mengimbau kepada masyarakat agar percaya kepada Polri untuk menangani kasus teror terhadap pimpinan KPK.

Menurut mantan Kapolrestabes Surabaya ini, polisi akan bekerja sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

“Yang paling penting mengimbau bahwa masyarakat harus juga diberikan edukasi, ini adalah sebuah kriminalitas domainnya polisi,” tutur Iqbal.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas

  BacaJuga
  • Amien Rais dan Rachmawati Dampingi Prabowo-Sandi dalam Debat Capres

    Kamis, 17 Jan 2019 17:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, akan didampingi sejumlah tokoh dalam menjalani debat perdana yang akan diselenggarakan pada malam in

  • SBY Tidak Hadir Dalam Debat Capres Malam Ini

    Kamis, 17 Jan 2019 16:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan tidak menghadiri debat Pemilihan Presiden di Hotel Bidakara pada Kamis malam, 17 Januari 2010. Hal ini diungkapkan

  • Persiapan Jokowi Sebelum Debat Capres

    Rabu, 16 Jan 2019 21:07

    Liputanriau.com, Bogor - Calon presiden nomor urut 01, Jokowi, mengaku tak ada persiapan khusus menjelang debat perdana Pilpres 2019 yang akan digelar Kamis (17/1). Jokowi juga menjelaskan tak ada sim

  • Tanggapan Jokowi Soal Pidato Kebangsaan Prabowo

    Rabu, 16 Jan 2019 21:02

    Liputanriau.com, Bogor - Presiden Joko Widodo mengakui, banyak hal di pemerintahannya yang belum berjalan dengan baik. Kendati demikian, ia memastikan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan perbaik

  • Jokowi Jenguk Ustaz Arifin Ilham

    Rabu, 09 Jan 2019 11:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan pagi tadi telah membesuk penceramah Arifin Ilham yang sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Iya, pagi-pagi tadi," katanya di Ist

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.