• Home
  • Nasional
  • Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Selasa, 15 Agu 2017 13:18
Dibaca: 86 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi vaksin MR

Liputanriau.com, Jakarta - Baru-baru ini dikabarkan ada kasus siswi SMPN 4 Demak, Niken Angelia, mengalami lumpuh usai mendapat vaksin campak dan rubella. Kabar mengenai kelumpuhan Niken ini membuat banyak orangtua jadi khawatir anaknya mengalami hal yang sama usai divaksin.

Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan bahwa kelumpuhan yang dialami Niken ternyata berasal dari penyakit yang diderita sebelum diimunisasi.

"Sudah di cek dan hasilnya memang dia sudah punya penyakit sebelumnya dan dibawa ke Rumah Sakit Kariadi, Semarang," ujar Menkes usai acara Pemberian Penghargaan Nakes Teladan, Senin (14/8/2017) di Jakarta.

Menkes Nila juga membantah bahwa pemberian vaksin MR bisa menyebabkan kelumpuhan. Ia pun meminta orangtua tidak perlu khawatir akan efek samping MR yang telah terbukti aman melalui berbagai pengujian.

"Imunisasi itu mencegah penyakit. Daripada enggak disuntik terus terjadi kejadian luar biasa, berapa kita rugi? Anak kita buta mau? Saya nggak mau," ujar Menkes.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr H. M. Subuh, mengatakan bahwa bagaimana bisa bagian yang disuntik lengan, tapi  bagian yang lumpuh kaki. Untuk itu Ia mengatakan bahwa kasus kelumpuhan yang dialami Niken tidak ada kaitannya dengan imunisasi MR yang kini sedang digalakkan.

"Jadi kondisi Niken ini co-incident artinya sudah ada penyakit lain," tambah dia.

Subuh menambahkan pada hari ke-13, target pemberian imunisasi sudah mencapai 35,97 persen untuk anak sekolah atau sekitar 12.576.279 anak-anak yang sudah divaksin di Pulau Jawa.

"Pada hari ke-30 diharapkan sudah 95 persen anak-anak di Pulau Jawa diberikan perlindungan vaksin MR. Saya kira ini sesuatu yang bagus dan antusiasme masyarakat untuk membawa anaknya vaksin cukup besar dibandingkan imunisasi yang lainnya," tutupnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Suara.com

  BacaJuga
  • Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Dibebaskan

    Kamis, 23 Nov 2017 13:30

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fahri Hamzah meminta agar Ketua DPR RI, Setya Novanto dibebaskan dari penahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya,

  • Polisi Tak Tahan Sopir Setnov, Hilman Mattauch Kena Wajib Lapor

    Kamis, 23 Nov 2017 13:25

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi tak melakukan penahanan terhadap bekas jurnalis Metro TV Hilman Mattauch yang telah menjadi tersangka kasus kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya Nov

  • MKD Segera Rekomendasikan Pencopotan Novanto

    Senin, 20 Nov 2017 13:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan menentukan sikap hari ini pascapenahanan Ketua DPR Setya Novanto yang berstatus tersangka korupsi e-KTP di KPK."Hari ini MKD akan ambil

  • Jabatan Setya Novanto Dipertaruhkan Besok

    Senin, 20 Nov 2017 13:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Jabatan Setya Novanto sebagai orang nomor satu di Partai Golkar semakin terancam. DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno membahas status Novanto yang telah menjadi tah

  • KPK Lelang 85 Barang Rampasan Koruptor

    Senin, 20 Nov 2017 13:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melelang barang rampasan dari perkara korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap. Lelang yang akan dilakukan melalui Kantor Pelayanan Ke

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.