• Home
  • Nasional
  • DJP Jamin Data Pajak Aman dari Serangan Virus Ransomware WannaCry

DJP Jamin Data Pajak Aman dari Serangan Virus Ransomware WannaCry

Selasa, 16 Mei 2017 14:48
Dibaca: 89 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Virus Ransomware WannaCry yang menyerang banyak negara, salah satunya Indonesia membuat sebagian besar instansi pemerintah waspada dengan bergerak mengamankan data-data vital. Tak luput Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Unit Eselon I Kemenkeu ini memastikan sudah mengantisipasi serangan gelombang malware tersebut, sehingga tidak mengganggu akses data maupun layanan kepada wajib pajak.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (Humas) Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengungkapkan, Ditjen Pajak telah mengikuti arahan dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam rangka mencegah serangan virus berbahaya Ransomware WannaCry.

"Kami sudah mem-back up data, upgrade sistem windows, dan antivirus, serta lainnya. Tadi sudah diinstruksikan oleh Direktur Teknologi Informasi Perpajakan kepada seluruh unit untuk melakukan itu," kata dia saat dihubungi, Jakarta, Selasa (16/5/2017).

Hestu Yoga mengaku, sejauh ini Ditjen Pajak tidak menemukan masalah apapun terhadap akses seluruh data pajak karena sudah melakukan langkah pencegahan. Ditjen Pajak pun tidak sampai mematikan sistem pelayanan demi mengantisipasi teror Ransomware WannaCry.

"Sejauh ini aman, mudah-mudahan aman dan lancar semua. Operasional pelayanan tetap berjalan normal tanpa ada gangguan. Kami akan terus memantau secara berjenjang," terang dia.

Instansi lain yang turut mengamankan data antara lain BPS dan Kemenaker. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto atau yang akrab disapa Kecuk mengaku internal BPS, khususnya di bagian Sistem Informasi Statistik (SIS) ‎sudah mengantisipasinya sejak Minggu (14/5/2017). Pasalnya isu ini sudah menyebar luas.

"Sebetulnya kita sudah siap-siap dari kemarin pagi. Teman-teman di biro SIS sudah melakukan berbagai proteksi," ucap dia.

Bentuk antisipasi atau proteksi atas serangan siber Ransomware WannaCry ini, diakui Kecuk, utamanya menggandakan atau mem-back up data-data sesuai arahan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

"Kita sudah mem-back up data sesuai arahan Menkominfo. Dan Alhamdulillah dibuka datanya tidak ada masalah, dan semoga aman-aman saja," dia menerangkan.

BPS, sambung Kecuk, mengikuti saran dari Menkominfo untuk melakukan langkah preventif mencegah serangan siber itu. "Pak Rudiantara bilang tidak usah panih, ikuti langkah-langkah yang sudah ditentukan," jelasnya.

Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri memastikan bahwa seluruh data yang dikelola Kementerian Tenaga Kerja aman dari virus Ransomware WannaCry. Teror siber tersebut sudah diantisipasi sehingga tidak mengganggu sistem teknologi informasi, termasuk data para tenaga kerja.

"Sejauh ini belum ada laporan masalah, mudah-mudahan aman," tegas dia.

Menurutnya, Kemenaker tidak khawatir dengan serangan virus ransomware wannacry mengingat sudah ikut mengikuti saran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kan sudah dapat panduan dari Kominfo untuk mengantisipasi virus itu. Kemudian kita langsung teruskan ke seluruh jajaran dan penanggungjawab informasi teknologi kita untuk diteruskan ke semua staf," kata Hanif.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Aksi Bela Palestina, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup Sementara

    Minggu, 10 Des 2017 15:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Jalan Medan Merdeka Selatan di Jakarta Pusat ditutup untuk sementara waktu karena aksi bela Palestina yang dilakukan massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di depan Kedu

  • Hasil Pertemuan Menlu Retno dengan Dubes AS terkait Yerusalem

    Jumat, 08 Des 2017 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa dirinya sudah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia, Joseph Donovan untuk membahas mengenai penetapan Y

  • Kecam Trump, Menteri Retno Pakai 'Kefiyyeh' Khas Palestina

    Kamis, 07 Des 2017 17:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memakai selendang khas Palestina "keffiyeh", saat menghadiri dan berpidato di "Bali Democracy Forum" (BDF) Ke-10, Kamis (7/12/

  • Alquran Kuno Ditemukan di Masjid Umar Bin Khattab Palestina

    Selasa, 05 Des 2017 15:24

    Liputanriau.com, Palestina - Tiga Alquran yang dicetak di Percetakan Utsmaniyah pada masa Sultan Abdulhamid II ditemukan di sebuah masjid di Palestina.Muazin Masjid Umar Bin Khattab, Said Azim, menemu

  • Menlu Temui Dubes Amerika Perihal Status Jerusalem

    Selasa, 05 Des 2017 15:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi telah menemui Duta Besar Amerika untuk Indonesia Joseph R Donovan perihal rencana Presiden AS Donald Trump yang akan mengubah status kot

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.