• Home
  • Nasional
  • DPR: Penembakan Mobil Satu Keluarga Aksi Brutal Anggota Polisi

DPR: Penembakan Mobil Satu Keluarga Aksi Brutal Anggota Polisi

Kamis, 20 Apr 2017 15:24
Dibaca: 21 kali
BAGIKAN:
JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai insiden penembakan satu keluarga penumpang mobil di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan oleh anggota polisi sebagai sikap yang brutal dan berlebihan. Karenanya, ia meminta agar kepolisian menindak tegas anggota polisi tersebut.

"Kalau itu sudah merupakan abuse of power. Harus ditindak," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Kamis (20/4).

Fadli menilai, anggota kepolisian semestinya tak perlu mengambil langkah berlebihan saat menindak pengendara yang diketahui kabur saat terkena razia. Menurutnya, anggota polisi bisa menggunakan cara lain saat berupaya menindak pengendara tersebut.

Ia sendiri memahami diskresi oleh anggota kepolisian saat berada di lapangan. Namun terkait penembakan kali ini tidak bisa dibenarkan. "Masa razia SIM sampai tembak-tembakan. Harus dihukum, nggak bisa razia kaya gitu main tembak saja. Memang peluru siapa itu? Polisi harus segera dihukum. Kecuali yang bersangkutan (pengendara) ada perlawanan. Kalau menghindar nggak bolehlah gunakan senjata, itu ada aturan mainnya," kata Fadli.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyesalkan insiden penembakan oleh oknum diduga polisi terhadap sebuah mobil Honda City hitam yang memuat serombongan keluarga di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel) pada Selasa (18/4). Kejadian bermula saat aparat kepolisian yang sedang melakukan razia, berhadapan dengan mobil tersebut yang enggan berhenti dan malah melaju kencang. Dari kejadian tersebut, satu orang meninggal dan beberapa diantaranya mengalami luka akibat tembakan anggota polisi tersebut.
Sumber: republika.co.id

  BacaJuga
  • KPK: Hak Angket Hambat Proses Hukum E-KTP

    Jumat, 28 Apr 2017 15:05

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mulai gerah atas usul hak angket yang hendak digulirkan Dewan Perwakilan Rakyat. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan langkah yang dilaku

  • Hak Angket DPR Soal Korupsi KTP-El Dinilai Langgar Undang-Undang

    Jumat, 28 Apr 2017 14:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Dewan pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Lebak Roji Santani mengatakan pengusulan hak angket kasus dugaan korupsi KTP-el yang kini ditangani Komisi P

  • Ini Alasan F-Gerindra "Walk Out" Saat Pengambilan Keputusan Hak Angket KPK

    Jumat, 28 Apr 2017 14:50

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Ahmad Muzani, mengaku tak habis pikir dengan Pimpinan DPR yang sepihak memutuskan usulan hak angket dari Komisi III DPR terhadap Komisi Pembera

  • KPK: Mata Novel Baswedan Dilakukan Empat Tindakan

    Kamis, 27 Apr 2017 16:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan dokter yang menangani Novel Baswedan akan melakukan empat tindakan terhadap mata penyidik KPK itu ya

  • Komisi IV Ingatkan Pemko Pekanbaru Serius Tanggapi Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

    Kamis, 27 Apr 2017 06:08

    PEKANBARU - Persoalan pembangunan dan kerusakan infrastruktur memang bukan persoalan baru lagi, namun Pemerintah Kota Pekanbaru diminta tetap memprioritaskan dan agar mendengar keluhan dari masyarakat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.