• Home
  • Nasional
  • DPR RI Temukan Kejanggalan SP3 Karhutla oleh Polda Riau

DPR RI Temukan Kejanggalan SP3 Karhutla oleh Polda Riau

Selasa, 27 Sep 2016 21:03
Dibaca: 229 kali
BAGIKAN:
Demo aktivis Walhi yang mendesak Polda Riau untuk mencabut SP3 terhadap perusahaan diduga pelaku Karlahut.
Liputanriau.com-JAKARTA- Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani menyebutkan panitia
kerja (panja) kebakaran hutan dan lahan telah menemukan
kejanggalan-kejanggalan atas dihentikan atau diterbitkannya SP3 oleh Polda
Riau. 

"Berdasarkan data yang diberikan pada kami, ada pertanyaan besar yang bagi
kita. Untuk sementara kita anggap sebagai kejanggalan," kata Arsul di
Gedung DPR, Selasa (27/9/16). 

Ia menjelaskan, Panja karhutla dibentuk  khusus untuk menggali dan
mendalami kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau. Sebab, Polda Riau telah
mengeluarkan SP3 terhadap 15 perusahaan sehingga menimbulkan pertanyaan
dimana laporan pada kepolisian Bulan September 2015, namun dikeluarkan SP3
bulan April. 
"Pertanyaan dasarnya adalah apakah jajaran penegak hukum di sana Reserse
Polda telah maksimal dan optimal cari alat bukti. Apa benar sudah mentok
tidak ada potensi dijadikan alat bukti sehingga dikeluarkan SP3,"
ungkapnya. 

Ia mencontohkan ada proses penyidikan yang dimulai dimana ada 15 perusahaan
di SP3, tapi SPDP yang disampaikan kejaksaan setempat hanya ada 3
perusahaan. Tentu, ini menjadi pertanyaan dan pendalaman panja karhutla
kenapa hanya 3 perusahaan. 

Lebih lanjut Arsul mengatakan, Panja menemukan kejanggalan atas keterangan
saksi ahli yang menyimpulkan tidak ditemukannya unsur-unsur pidana yang
disangkakan pada si terlapor. Namun, ketika didalami ternyata ada yang
janggal dari latar belakang saksi ahli tersebut. 
"Begitu kita dalami setelah kita baca ada yang janggal, misalnya, saksi
ahlinya itu menerangkan tentang kebakaran hutan tapi latar belakangnya
Sarjana Kesmas bukan Sarjana Kehutanan," sebutnya.

Ia menambahkan, kalau dibandingkan dengan saksi-saksi ahli saat Polda Riau
menyidik kasus 8 tahun yang lalu ketika Kapolda saat itu Brigjen
Sutjiptadi, itu sangat keras sanksi yang diberikan terhadap perusahaan
besar yang melanggar aturan hukum. 

"Cara beliau tangani perkara sangat mengesankan, karena saksi ahli yang
dipanggil benar-benar yang ahli misal guru besar, akademisi IPB dan
lain-lain. Tapi, saksi yang sekarang malah pegawai badan lingkungan hidup
Riau," katanya. 

Arsul mengatakan ini menimbulkan pertanyaan besar karena tugas dia
mengawasi perusahaan, sehingga kalau sanksinya berkaitan dengan perusahaan
tentu akan timbul motif kepentingan. Sebab, kalau saksi ahli menemukan ada
kesalahan ini dipertanyakan juga. 

"Kenapa kok saksinya tidak seperti waktu dulu ketika ilegal loging
terungkap lagi pelaku-pelaku lainnya yang terkait perizinan, ini yang terus
didalami. Tujuannya agar Polda maksimal mengungkap," tandasnya.***(jor)
  BacaJuga
  • Tujuh Ribu Personel Gabungan Amankan Pelantikan Anies-Sandi

    Minggu, 15 Okt 2017 14:24

    Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya mengerahkan 7.000 personel gabungan guna mengamankan pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan-Sandiaga Uno pada Seni

  • 83 Pejabat Eselon IV Lingkungan Pemkab Meranti Dilantik

    Jumat, 31 Mar 2017 19:01

    LIPUTANRIAU.COM, SELANPANJANG - Setelah melakukan pelantikan Sekdakab Meranti dan 10 Pejabat Tinggi Pratama serta Pejabat Eselon III sehari sebelumnya (Kamis kemarin), kini Pemkab Kepulauan Mera

  • Ini Data 8 Pejabat Eselon IV Kecamatan Bagansinembah Raya yang Dilantik Sekcam

    Rabu, 29 Mar 2017 17:57

    LIPUTANRIAU.COM, BAGANSINEMBAH RAYA - Camat Bagansinembah Raya, Hadiyono SH melalui Sekcam Bagan Sinembah Raya, Aswan AMP mengukuhkan dan melantik pejabat pengawas eselon IV di lingkungan Kantor Camat

  • Ini Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kampar Terpilih Periode 2017-2022

    Jumat, 24 Mar 2017 15:42

    LIPUTANRIAU.COM, BANGKINANG KOTA - Usai pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2017, ada satu agenda tahapan lagi yang saat ini ditunggu. Yaitu pelantikan Kepala Daerah terpilih hasil pilkada 15

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.