• Home
  • Nasional
  • Disebut Terlibat Pembakaran Sekolah, Prabowo Polisikan Media

Disebut Terlibat Pembakaran Sekolah, Prabowo Polisikan Media

Sabtu, 09 Sep 2017 21:19
Dibaca: 134 kali
BAGIKAN:
Prabowo Subianto.

Liputanriau.com, Jakarta - Tim Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya Partai Gerindra melaporkan media tribungroup.com ke Bareskrim Polri, Sabtu (9/9) sore tadi. Media itu dilaporkan karena pemberitaan yang dianggap memfitnah ketua umum partainya, Prabowo Subianto terlibat aksi pembakaran sejumlah sekolah di Kalimantan Tengah.

Sekretaris Umum Tim Advokasi Partai Gerindra M Said Bakhrie mengatakan, laporan ini dibuat karena sebuag artikel berita bertajuk 'Tidak Terima Dipecat Yansen Binti Ungkap Pembakaran Sekolah Perintah Prabowo'. Menurut dia, berita tersebut rekayasa dan bohong.

"Ini adalah berita yang direkayasa, dalam hal ini ingin memojokkan atau mematahkan perjuangan Pak Prabowo dan Partai Gerindra yang selama ini konsisten membela rakyat," ujar Said di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9) usai melakukan pelaporan.

Dia berharap, polisi segera menindaklanjuti laporan ini karena berita yang dimuat telah meresahkan masyarakat. Said juga optimis jika Bareskrim dapat mengusut kasus tersebut. "Dengan teknologi yang dimiliki oleh Bareskrim, kami yakin pelakunya bisa segera ditangkap," ucap dia.

Ketua Tim Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman menduga, portal tersebut bukan sebuah media resmi. Hal ini menjadi alasan pihaknya tidak melaporkan pada Dewan Pers. "Ini bukan pers kayaknya, ini sepertinya profesional memang ingin sekali memfitnah Pak Prabowo dan Gerindra, memang rekayasa yang sangat sistematis," kata dia.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor LP/915/IX/2017/Bareskrim tertanggal 9 September 2017. Dalam laporan tersebut, tribungroup.com dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Dokter Bimanesh Ditahan, Fredrich Dijemput Paksa

    Sabtu, 13 Jan 2018 01:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Setelah memeriksa selama 10 jam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau dalam kasus menghalangi proses penyidik

  • Setya Novanto dan Istri Diperiksa, KPK Cari Tersangka Lain

    Rabu, 10 Jan 2018 19:50

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemeriksaan terhadap Setya Novanto dan istrinya, Deisti Astriani Tagor dilakukan untuk pengembangan penanganan kasu

  • Dokter RS Medika Permata Hijau Dikabarkan Jadi Tersangka di KPK

    Rabu, 10 Jan 2018 19:46

    Liputanriau.com, Jakarta - Selain menetapkan status tersangka pada pengacara Fredrich Yunadi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan status tersangka pada dokter Rumah Sakit (RS) Medika Pe

  • KPK Periksa Marzuki Alie

    Senin, 08 Jan 2018 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Ketua DPR RI 2009-2014 Marzuki Alie dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk

  • Hakim Tolak Eksepsi Setya Novanto

    Kamis, 04 Jan 2018 13:49

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto.Ha

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.