• Home
  • Nasional
  • Ditjen Imigrasi Pertimbangkan Bekukan Paspor Rizieq Shihab

Ditjen Imigrasi Pertimbangkan Bekukan Paspor Rizieq Shihab

Kamis, 18 Mei 2017 13:14
Dibaca: 29 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Upaya memulangkan pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih terus dilakukan. Sebab, Rizieq dibutuhkan keterangannya dalam kasus dugaan penyebaran konten pornografi di Polda Metro Jaya.

Namun, status Rizieq yang masih sebagai saksi menjadikannya sulit dijemput paksa. Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan ada cara lain untuk memulangkan Rizieq ke Tanah Air, misalnya dengan membekukan paspor.

Meski demikian, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Maryoto Sumadi mengaku belum menerima permintaan pembekuan paspor dari pihak kepolisian. Sebab pembekuan paspor seseorang tak bisa dilakukan sembarangan.

"Nantinya bisa saja, tapi saat ini belum. Ya ini kan koordinasi. Kita tidak berdiri sendiri memutuskan itu, walau pun perangkat hukumnya ada," kata Maryoto di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2017.

Bila paspor sudah dibekukan, maka negara tempat Rizieq Shihab berada akan segera mengambil tindakan. Yakni dengan melakukan koordinasi karena Rizieq dianggap sebagai WNA ilegal.

"Karena di luar negeri itu. Ketika putusan koordinasi ditetapkan paspor dicabut. Bukan ekstadisi, deportasi melalui mekanisme ke imigrasi. Jadi deportasi dari negara tersebut," kata Maryoto.

Maryoto mengungkapkan Rizieq Shihab ke Arab Saudi menggunakan visa umroh. Biasanya izin visa umroh memiliki batas waktu hingga 30 hari.

"Yang pasti dia melakukan kegiatan umroh, jadi visa yang dikeluarkan kedutaan Saudi Arabia di sini. Visa umroh," Maryoto menandaskan.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Anggota MUI Pertanyakan Aturan BIN Larang Pegawai Berjenggot

    Kamis, 18 Mei 2017 18:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mempertanyakan surat edaran Badan Intelijen Negara yang melarang pegawai memelihara jenggot, beramb

  • GNPF MUI: Aksi 5 Mei Jadi Penutup Aksi Bela Islam

    Jumat, 05 Mei 2017 20:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyatakan, aksi 5 Mei jadi penutup sejumlah aksi bela Islam yang sebelumnya telah dilakukan beberapa kali

  • Anaknya Menistakan Agama Islam, Sabar Manahan Minta Maaf kepada Seluruh Umat Muslim Dunia

    Kamis, 23 Mar 2017 23:21

    LIPUTANRIAU.COM, PEKANBARU - Melalui secarik surat, ayah dari Sonny Suasono Panggabean, bernama Sabar Manahan, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ummat muslim di dunia terutama di Indonesia.P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.