• Home
  • Nasional
  • Ditjen Imigrasi Serahkah Rizieq Shihab ke Polri Jika Pulang

Ditjen Imigrasi Serahkah Rizieq Shihab ke Polri Jika Pulang

Minggu, 18 Feb 2018 16:52
Dibaca: 94 kali
BAGIKAN:
Rizieq Shihab dan Fadli Zon

Liputanriau.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM akan menyerahkan Rizieq Shihab kepada kepolisian jika kembali ke Indonesia. Rizieq Shihab dikabarkan akan pulang pada 21 Februari mendatang.

"Beliau kan masuk Daftar Pencarian Orang Polri, ketika dia kembali ke tanah air, maka akan terdeteksi di Imigrasi, kemudian beliau akan diserahkan ke penyidik Polri," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno saat dihubungi Tempo, Ahad, 18 Februari 2018.

Rizieq Shihab pergi ke Arab Saudi sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka dugaan perkara pornografi pada 26 April 2016. Selain kasus pornografi, Rizieq juga terjerat kasus penghinaan lambang negara di Polda Jawa Barat.

Polda Metro Jaya telah memasukkan nama pemimpin Front Pembela Islam atau FPI itu ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 31 Mei 2017.

Agung mengatakan, tugas Keimigrasian hanya untuk mendeteksi kedatangan Rizieq. Jika sudah sampai, tugas berikutnya menjadi kewenangan Polri.

Terkait penanganan paspor yang digunakan Rizieq, Agung mengatakan pihaknya juga menunggu permintaan Polri. "Kalau penyidik minta untuk di tarik, maka penyidik akan melayang surat. Jika tidak, maka tidak ada masalah terhadap paspornya," katanya.

Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan Rizieq Shihab masih melakukan salat istikharah untuk memutuskan apakah akan kembali ke Indonesia pada 21 Februari mendatang. "Tetap istikharah, tanggal 19-20 Februari baru ditetapkan," kata Novel.

Novel yang juga merupakan panitia Penyambutan Imam Besar (PPIB) 212 itu mengatakan pimpinannya dapat dipastikan pulang jika kepolisian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 atas kasus yang sedang membelit Pimpinan FPI itu.

"Kalau ada SP3 pasti pulang, enggak usah nunggu istikharah," ujar Novel. Istikharah dilakukan karena keputusan untuk pulang dianggap berat tanpa adanya SP3. "Kalau memang terjadi benturan yang luar biasa, mendingan beliau menahan diri," kata Novel.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Ahok Dapat Remisi, Pakar Hukum: Baru 6 Bulan, Remisinya 15 Hari

    Senin, 18 Des 2017 17:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka hari raya Natal. Pakar Hukum Pidana Chudry S

  • Kapolda Metro Bersyukur Sidang Ahok Ditunda

    Rabu, 12 Apr 2017 14:36

    Liputanriau.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan bersyukur persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditunda. Hal ini disamp

  • Penjelasan Jaksa Tunda Bacakan Tuntutan terhadap Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 14:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa penuntut umum sidang kasus dugaan penodaan agama, Ali Mukartono, menjelaskan pihaknya kesulitan menyusun materi surat tuntutan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama

  • Pengadilan Tetapkan Pembacaan Tuntutan Ahok 20 April

    Selasa, 11 Apr 2017 14:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Jaksa Penuntut U

  • Polda Metro Tetap Siapkan Pengamanan Sidang Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 00:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya tetap menyiapkan personil pengamanan untuk sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Selasa (11/4)."Agenda sidang Pak Ah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.