• Home
  • Nasional
  • Ditjen Imigrasi Serahkah Rizieq Shihab ke Polri Jika Pulang

Ditjen Imigrasi Serahkah Rizieq Shihab ke Polri Jika Pulang

Minggu, 18 Feb 2018 16:52
Dibaca: 100 kali
BAGIKAN:
Rizieq Shihab dan Fadli Zon

Liputanriau.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM akan menyerahkan Rizieq Shihab kepada kepolisian jika kembali ke Indonesia. Rizieq Shihab dikabarkan akan pulang pada 21 Februari mendatang.

"Beliau kan masuk Daftar Pencarian Orang Polri, ketika dia kembali ke tanah air, maka akan terdeteksi di Imigrasi, kemudian beliau akan diserahkan ke penyidik Polri," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno saat dihubungi Tempo, Ahad, 18 Februari 2018.

Rizieq Shihab pergi ke Arab Saudi sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka dugaan perkara pornografi pada 26 April 2016. Selain kasus pornografi, Rizieq juga terjerat kasus penghinaan lambang negara di Polda Jawa Barat.

Polda Metro Jaya telah memasukkan nama pemimpin Front Pembela Islam atau FPI itu ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 31 Mei 2017.

Agung mengatakan, tugas Keimigrasian hanya untuk mendeteksi kedatangan Rizieq. Jika sudah sampai, tugas berikutnya menjadi kewenangan Polri.

Terkait penanganan paspor yang digunakan Rizieq, Agung mengatakan pihaknya juga menunggu permintaan Polri. "Kalau penyidik minta untuk di tarik, maka penyidik akan melayang surat. Jika tidak, maka tidak ada masalah terhadap paspornya," katanya.

Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan Rizieq Shihab masih melakukan salat istikharah untuk memutuskan apakah akan kembali ke Indonesia pada 21 Februari mendatang. "Tetap istikharah, tanggal 19-20 Februari baru ditetapkan," kata Novel.

Novel yang juga merupakan panitia Penyambutan Imam Besar (PPIB) 212 itu mengatakan pimpinannya dapat dipastikan pulang jika kepolisian mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 atas kasus yang sedang membelit Pimpinan FPI itu.

"Kalau ada SP3 pasti pulang, enggak usah nunggu istikharah," ujar Novel. Istikharah dilakukan karena keputusan untuk pulang dianggap berat tanpa adanya SP3. "Kalau memang terjadi benturan yang luar biasa, mendingan beliau menahan diri," kata Novel.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • NasDem Somasi Rizal Ramli Soal Pernyataan Jokowi Ditekan Surya Paloh

    Selasa, 11 Sep 2018 16:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mensomasi bekas Menko Kemaritiman Rizal Ramli, atas pernyataannya di acara Indonesia Business Forum yang ditayangkan s

  • Rizal Ramli Netral di Pilpres 2019

    Selasa, 28 Agu 2018 16:10

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli membantah dirinya terlibat menjadi tim sukses salah satu pasangan bakal capres-cawapres di Pilpres 2019. Rizal men

  • Rizal Ramli: Indonesia Lucu, Berlomba Jadi Calon Wakil Presiden

    Kamis, 10 Mei 2018 13:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Ekonom Rizal Ramli menyebut orang Indonesia lucu karena banyak yang rebutan untuk jadi calon wakil presiden. "Banyak banget yang ingin jadi calon wakil presiden, di si

  • Zulkifli Hasan Sebut Rizal Ramli Penuhi Syarat Jadi Capres

    Jumat, 04 Mei 2018 02:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan menilai Rizal Ramli pantas menjadi calon presiden (capres). Zulkifli menilai Rizal sebagai sosok yang berkualita

  • Rizal Ramli Yakin Sri Mulyani Tak Berani Debat soal Utang Negara

    Kamis, 03 Mei 2018 18:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli meyakini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak berani berdebat dengannya.Hal itu disampaikan Rizal menanggapi per

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.