• Home
  • Nasional
  • Dokter RS Medika Permata Hijau Dikabarkan Jadi Tersangka di KPK

Dokter RS Medika Permata Hijau Dikabarkan Jadi Tersangka di KPK

Rabu, 10 Jan 2018 19:46
Dibaca: 102 kali
BAGIKAN:
Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau

Liputanriau.com, Jakarta - Selain menetapkan status tersangka pada pengacara Fredrich Yunadi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan status tersangka pada dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo di kasus dugaan merintangi proses hukum perkara e-KTP, yang menjerat Setya Novanto.

"Sudah naik sidik (penyidikan). Ada dokter juga," kata seorang sumber penegak hukum di KPK, Rabu (10/1/2018).

Bimanesh ditetapkan bersama-sama dengan mantan kuasa hukum Setnov dalam kasus e-KTP, Fredrich Yunadi.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan ‎(SPDP) keduanya bahkan dikabarkan sudah diterbitkan.

Kuasa hukum Fredrich, Sapriyanto Refa membenarkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia juga menyebut, Fredrich ditetapkan sebagai tersangka bersama dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo.

"Iya dokter Bimanesh, jadi dia (Fredrich) bersama-sama dengan dokter Bimanesh melakukan tindak pidana mencegah, merintangi, dan menggagalkan penyidikan tindak pidana korupsi," ujar Sapriyanto saat dikonfirmasi wartawan.

Masih menurut Sapriyanto, ‎Fredrich dan Bimanes disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Refa juga membenarkan pihaknya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari KPK kemarin sore.

Surat tersebut langsung diterima oleh Fredrich, yang sempat mendampingi Setya Novanto ketika awal penyidikan kasus e-KTP.

"Kemarin sore pak Fredrich telah menerima surat (SPDP). Sudah dikirim ke kita, kami sudah terima. Jadi pak Fredrich telah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Diketahui KPK tengah mengusut dugaan menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Peristiwa yang didalami dalam perkara ini adalah ‎terkait hilangnya Setya Novanto saat akan ditangkap penyidik KPK di kediamannya pada 15 November 2017 malam. 

Hingga pada akhirnya, 16 November 2017, Setya Novanto mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik dalam mobil yang dikemudikan oleh Hilman.‎

Usai kecelakaan, Setya Novanto dilakukan ke RS Medika Permata Hijau dan ditangani oleh dokter Bimanesh Sutarjo.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  BacaJuga
  • Ahok Dapat Remisi, Pakar Hukum: Baru 6 Bulan, Remisinya 15 Hari

    Senin, 18 Des 2017 17:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka hari raya Natal. Pakar Hukum Pidana Chudry S

  • Kapolda Metro Bersyukur Sidang Ahok Ditunda

    Rabu, 12 Apr 2017 14:36

    Liputanriau.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan bersyukur persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditunda. Hal ini disamp

  • Penjelasan Jaksa Tunda Bacakan Tuntutan terhadap Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 14:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa penuntut umum sidang kasus dugaan penodaan agama, Ali Mukartono, menjelaskan pihaknya kesulitan menyusun materi surat tuntutan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama

  • Pengadilan Tetapkan Pembacaan Tuntutan Ahok 20 April

    Selasa, 11 Apr 2017 14:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Jaksa Penuntut U

  • Polda Metro Tetap Siapkan Pengamanan Sidang Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 00:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya tetap menyiapkan personil pengamanan untuk sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Selasa (11/4)."Agenda sidang Pak Ah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.