• Home
  • Nasional
  • Dua Pengacara Mundur, Setnov Kini Didampingi Maqdir Ismail

Dua Pengacara Mundur, Setnov Kini Didampingi Maqdir Ismail

Jumat, 08 Des 2017 15:28
Dibaca: 161 kali
BAGIKAN:
Maqdir Ismail

Liputanriau.com, Jakarta - Dua pengacara, Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi mundur, tak lagi menjadi pengacara Ketua DPR Setya Novanto (Setnov). Keduanya mengaku telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Setnov pada Jumat (8/12).

Akibat mundurnya Otto dan Fredrich, tim pengacara Setnov untuk kasus korupsi KTP-el di KPK tinggal menyisakan Maqdir Ismail. Maqdir  yang dihubungi mengaku belum mengetahui mundurnya Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi itu.

"Saya belum dapat informasi itu. Kita berharap tidak (mengganggu penanganan perkara). Meskipun itu patut disayangkan ya karena kan mereka yang dari awal, yang sudah banyak tahu perkara ini, sementara ini kami kan belakangan," kata Maqdir, Jumat.

Maqdir mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Fredrich dan Otto Hasibuan. "Rencana akan bertemu Pak Setnov mungkin Senin, Insya Allah penanganan perkara tidak terganggu," tambah Maqdir.

Setnov diketahui menggunakan jasa beberapa pengacara untuk kasus yang membelitnya kini. Bahkan, untuk mengajukan gugatan praperadilan atas status tersangka, Setnov pun menggunakan tim pengacara yang berbeda. Tim pengacara Setnov untuk sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diketui oleh Ketut Mulya Arsana.

Selain berperkara di KPK dan praperadilan, Setnov juga diketahui mengajukan gugatan di Bareskrim atas meme dirinya yang beredar di medsos. Satu lagi perkara yakni gugatan UU MD3 di Mahkamah Konstitusi. Untuk dua perkara ini, Fredrich menyatakan masih menjadi pengacara Setnov.  "Tapi kalau kasusnya di Bareskrim dan di Mahkamah Konstitusi itu tetap saya jalankan," ungkap Fredrich, Jumat.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika

  BacaJuga
  • Modus Rumah Sakit Bebani Peserta BPJS

    Jumat, 09 Mar 2018 14:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan oleh Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak lepas dari masalah. Selain adanya defisit keuangan, pelak

  • 8 Sumber Pendanaan Menambal Defisit BPJS Kesehatan

    Minggu, 03 Des 2017 13:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Tak ingin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus merugi, pemerintah telah menyusun langkah penyelamatan untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Maklum saja

  • Bantah Isu yang Beredar, BPJS Kesehatan Pastikan Tetap Jamin Biaya 8 Penyakit

    Senin, 27 Nov 2017 13:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejak Jumat (24/11/2017), di berbagai media pemberitaan, beredar informasi bahwa BPJS Kesehatan sudah tak menanggung lagi 8 penyakit katastropik. Berbagai kekhawatiran di te

  • BPJS Kesehatan Akan Hapus Tanggungan 8 Penyakit

    Minggu, 26 Nov 2017 21:07

    Liputanriau.com - Sedikitnya ada delapan jenis penyakit yang pendanaannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan, melainkan dibebankan kepada pasien. Seperti penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, t

  • Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR pada 20 Ribu Naker

    Minggu, 13 Agu 2017 11:39

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.