• Home
  • Nasional
  • Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penjelasan AirNav

Dua Pesawat Nyaris Tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penjelasan AirNav

Senin, 19 Jun 2017 14:24
Dibaca: 103 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi: Petugas AirNav memantau pergerakan pesawat

Liputanriau.com, Jakarta - Beredar kabar melalui grup WhatsApp bahwa pesawat Garuda Indonesia GA 425 dari Denpasar menuju Jakarta sempat akan bertabrakan dengan pesawat lainnya saat pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu malam (18/6/2017).

Seperti yang dituliskan oleh salah seorang penumpang Garuda melalui pesannya, Louisa Tuhatu, bahwa saat pesawat tersebut akan landing, tiba-tiba pilot membatalkan pendaratan. Padahal saat itu roda pesawat sudah keluar.

Menanggapi kabar tersebut, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia membenarkan adanya kejadian pesawat Garuda Indonesia yang tidak jadi mendarat (go around) di Bandara Soekarno-Hatta itu.

Corporate Secretary AirNav Indonesia, Didiet KS Radityo mengatakan, go around pesawat GA 425 terjadi pada saat ingin melakukan pendaratan di landasan pacu 25R Bandara Soekarno-Hatta. Go around, terang Didiet, terjadi pada pukul 22.16.

"Benar ada go around pada jam 15.16 UTC atau jam 22.16 WIB. Go around dilakukan demi menjaga keselamatan penerbangan karena di landasan pacu masih ada pesawat Sriwijaya SJ580 rute Jakarta-Makassar yang harusnya take off tapi kemudian batal karena alasan teknikal," ujar Didiet, dalam keterangannya, Senin (19/6/2017).

Didiet menjelaskan, pesawat GA 425 sebelumnya telah mendapat jadwal untuk mendarat di landasan pacu 25R setelah pesawat SJ580 lepas landas.

Kemudian, Tower Bandara Soekarno-Hatta telah memberikan take-off clearence kepada SJ580 untuk lepas landas, pesawat kemudian rolling tetapi lamban, sampai akhirnya pilot menyatakan mereka berhenti dan tidak jadi lepas landas.

Saat itu pesawat GA 425 sudah ada dalam posisi untuk mendarat. "Menyadari hal itu, controller kemudian memberikan go around kepada GA425 dengan alasan keselamatan," terang dia.

Proses Go Around dalam kejadian ini, merupakan tindakan yang harus dilakukan untuk alasan keselamatan. Saat ini, kata dia, Airnav Indonesia sedang menganalisis detail kejadian lebih lanjut.

Dalam hal ini Pihak AirNav menyampaikan terima kasih kepada pilot GA 425 yang cekatan merespon instruksi Go Around yang disampaikan ATC.

Ini merupakan kejadian kali kedua, setelah sebelumnya pada 11 April 2017 pesawat Boeing 777 milik Garuda Indonesia mengalami kejadian yang sama saat akan mendarat. Saat itu, pesawat yang terbang dari Jeddah tersebut melakukan go around menjelang mendarat karena di landasan pacu terdapat pesawat lain yakni Sriwijaya Air.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas.com

  BacaJuga
  • Polisi Tangkap Tio Pakusadewo Terkait Kasus Narkoba

    Jumat, 22 Des 2017 14:24

    Liputanriau.com, Jakarta - Artis peran Tio Pakusadewo kembali terjerat dalam kasus narkoba. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Suwondo Nainggolan membenarkan artis kawakan itu tertangkap karena

  • Selain Dipecat, Pilot Lion Air Terancam 12 Tahun Penjara

    Kamis, 07 Des 2017 17:28

    Liputanriau.com, Kupang - Pilot Lion Air JT 924, MS, yang ditangkap karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu, terancam hukuman 4-12 tahun penjara. Pelaku ditangkap aparat kepolisian resor Kupang Kota, N

  • Dikejar BNN, Mobil Bawa 30 Kg Sabu Terperosok ke Selokan

    Minggu, 05 Nov 2017 19:57

    Liputanriau.com, Aceh - Terjadi kejar-kejaran antara Petugas Badan Narkotika Nasional dengan bandar narkoba jenis sabu 30 kilogram jaringan internasional.Deputi Pemberantasan BNN Inspektur Jenderap Po

  • Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

    Selasa, 03 Okt 2017 16:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba.Jika diperlukan, Jokowi meminta

  • Jokowi: Selain PCC, Saya Dengar Ada Pil Jin, Bukan Pil Setan

    Selasa, 03 Okt 2017 15:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo ‎mencanangkan aksi pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur,‎ Jakarta Timur,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.