Fadli Zon: Cuitan Andi Arief Tak Salah

Jumat, 04 Jan 2019 14:16
Dibaca: 612 kali
BAGIKAN:
Fadli Zon
Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku juga punya kecurigaan saat isu 7 kontainer surat suara sudah tercoblos beredar masif di media sosial. Fadli lantas membela Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief yang bercuit meminta KPU mengecek kebenaran kabar tersebut.

"Itu memang merebak di medsos. Saya juga sejak awal mencurigai kalau misalnya hal itu terjadi. Tetapi cuitan Saudara Andi Arief setahu saya hanya minta itu untuk dicek. Jadi justru melakukan konfirmasi dan saya kira tidak ada yang salah dengan hal itu," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Menurut Fadli, Andi Arief hanya meminta KPU mengecek kebenaran informasi surat suara tercoblos. Andi Arief, lanjut dia, tidak menyebarkan hoax.

"Dia tidak mengatakan bahwa hal itu terjadi. Justru meminta kepada otoritas terkait untuk melakukan pengecekan," ujarnya.

Fadli kemudian berbicara soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang telah ditetapkan KPU. Ia mengaku khawatir akan data tersebut.

"Jangan sampai ada nama-nama ganda, nama-nama manipulatif, nama-nama yang invalid yang masuk dalam DPT HP II. Itu kan masih dibuka peluang untuk membersihkan itu. Saya kira ini yang sangat rawan adalah persoalan DPT," kata politikus Gerindra itu. 

Ia mengingatkan KPU terus 'membersihkan' nama-nama dalam DPT yang disinyalir ganda. Menurut Fadli, data DPT jauh lebih rawan karena tak terlihat secara fisik.

"Kalau mengenai yang itu (surat suara) kan bisa dicek karena itu menyangkut fisik. Tetapi yang kita perlu pastikan adalah IT KPU harus betul-betul bebas dari intervensi. Harusnya menggunakan ISO 27001. Karena waktu Pilkada Jabar saja itu website KPU gampang sekali dijebol," ujar Fadli.

Sebelumnya diberitakan, Andi Arief mengaku sempat mencuitkan isu tujuh kontainer surat suara telah tercoblos. Dalam cuitannya, Andi meminta KPU mengecek kebenaran kabar tersebut.

Andi menolak disebut menyebarkan hoax karena dia dalam posisi meminta KPU mengecek kabar liar tersebut.

"Masa itu disebut hoax. Tweet saya terhapus, saya memang men-tweet," sebut Andi ketika dimintai konfirmasi.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detikcom

  BacaJuga
  • Izin Dicabut dan Diblokir, Jurdil2019 Protes Bawaslu dan Kominfo

    Minggu, 21 Apr 2019 15:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Lembaga pemantau Pemilu 2019, Jurdil2019, mengajukan protes karena izinnya dicabut Bawaslu dan situsnya diblokir oleh Kementerian Kominfo. Mereka memprotes ke Bawaslu dan Ko

  • Bawaslu Cabut Izin Situs Jurdil2019

    Minggu, 21 Apr 2019 15:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Bawaslu mencabut izin atau akreditasi satu lembaga pemantau Pemilu 2019. Pencabutan izin ini dilakukan karena lembaga itu tidak menjalankan tugas sesuai dengan prinsip peman

  • Update Real Count KPU Hari ini, Jokowi 54,14%, Prabowo 45,86%

    Minggu, 21 Apr 2019 15:42

    Liputanriau.com, Jakarta - Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin siang ini masih unggul atas Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Hal ini berdasarkan rea

  • Lima Anggota Panwaslu di Aceh Dipecat Karena Foto Pose Dua Jari

    Selasa, 16 Apr 2019 14:46

    Liputanriau.com, Banda Aceh - Lima Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa di Aceh Tamiang diberhentikan karena melanggar etik penyelenggara Pemilu.Pemberhentian dilakukan setelah proses kajian dan per

  • 40 Lembaga Quick Count yang Resmi Terdaftar di KPU

    Selasa, 16 Apr 2019 14:43

    Liputanriau.com, Jakarta - KPU merilis nama-nama lembaga survei yang akan menampilkan quick count hasil pemilihan pada Pemilu 2019. Tercatat sebanyak 40 lembaga survei telah terdaftar. "Sekarang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.