• Home
  • Nasional
  • Fahri Hamzah Laporkan Presiden PKS ke Polda Metro

Fahri Hamzah Laporkan Presiden PKS ke Polda Metro

Kamis, 08 Mar 2018 16:53
Dibaca: 94 kali
BAGIKAN:
Fahri Hamzah

Liputanriau.com, Jakarta - Mantan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah akan melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman, Kamis (8/3/2018) siang ini. Hal ini disampaikan Fahri lewat akun Twitternya @fahrihamzah.

"Bismillah, Saya berada di pagi yang mendebarkan menjelang fajar, karena hari ini saya akan melaporkan saudara saya @msi_sohibuliman ke kepolisian RI. Sesuatu yang terpaksa saya lakukan. Sesuatu yang tak pernah terbayang akan saya lakukan. #UntukKebaikanPKS," tulis Fahri di twitternya, Kamis pagi.

Saat dikonfirmasi, Fahri mengatakan bahwa laporan itu akan disampaikan pukul 13.00 WIB ke Polda Metro Jaya.

Fahri akan melaporkan Sohibul atas tuduhan dugaan penyebaran fitnah, permufakatan jahat, hingga pemalsuan dokumen terkait pemecatannya dari PKS.

Fahri menjelaskan, ia telah menempuh jalur hukum atas pemecatannya dari PKS. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2016 sudah memenangkannya dan menyatakan bahwa pemecatan Fahri tidak sah.

Namun, PKS mengajukan banding atas putusan itu. Persis setahun kemudian, Pengadilan Tinggi Jakarta juga memenangkan Fahri. Pengadilan meminta nama Fahri dipulihkan.

"Memang kami menunggu kasasi tetapi gangguan dilontarkan silih berganti," kata Fahri.

Setelah itu, menurut Fahri, cerita fiksi terus dikembangkan di dalam partai dan juga di publik. Terakhir, yang membuat Fahri menganggap Sohibul Iman sudah melampaui batas adalah karena menyatakan di media bahwa Fahri berbohong dan membangkang.

"Saya mendapat tuduhan baru sebagai pembohong dan pembangkang. Sungguh ini memasuki pengertian saya yang paling dasar dari eksistensi. Saya merasa sedang dirusak dan dihilangkan. Padahal pengadilan memenangkan saya," kata Fahri.

Sebelumnya, Sohibul sempat mengungkapkan Fahri sedianya bersedia meninggalkan posisinya sebagai wakil ketua DPR.

Namun, menurut Sohibul, Fahri pada akhirnya tidak memenuhi janji itu. Sohibul lantas menuding Fahri pembohong.

"Begitu masuk Desember (2015), enggak mau (mundur). Apa itu bukan bohong? Bohong itu namanya dan membangkang namanya," kata Sohibul saat ditemui di rumah Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas

  BacaJuga
  • Gunung Merapi Kembali Erupsi

    Rabu, 23 Mei 2018 15:47

    Liputanriau.com, Yogyakarta - Letusan kembali terjadi di Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (23/5) siang ini. Letusan terjadi sekitar pukul 13.49 WIB. "Durasi letusan tercatat s

  • KPK: Fakta Baru Kasus e-KTP, Aliran Dana ke Kegiatan Parpol

    Kamis, 03 Mei 2018 00:28

    Liputanriau.com, Jakarta - Setelah vonis Setya Novanto diketok, KPK terus menelusuri kasus korupsi e-KTP dengan mendalami fakta yang muncul, baik di penyidikan maupun persidangan. Salah sat

  • Setya Novanto Memutuskan tidak Banding

    Senin, 30 Apr 2018 19:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Terdakwa korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el) Setya Novanto tidak akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Eks Ketua DPR itu si

  • Terungkap! Setnov Sempat Mau Dikirim Hantu Gunung agar Gila

    Jumat, 27 Apr 2018 19:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Fredrich Yunadi, tersangka perkara menghalangi penyidikan KPK terhadap kasus korupsi KTP Elektronik, ternyata sempat merencanakan skenario agar kliennya saat itu, yakni

  • Setya Novanto Stres

    Jumat, 27 Apr 2018 10:25

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto mengaku stres. Tak jelas apa maksud stres Novanto, apakah karena vonis 15 tahun penjara yang baru-baru ini diketok hakim untuknya atau hal lain.Novanto h

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.