• Home
  • Nasional
  • Farhat: "Pilih Jokowi Masuk Surga, yang Nggak Masuk Neraka"

Farhat: "Pilih Jokowi Masuk Surga, yang Nggak Masuk Neraka"

Rabu, 12 Sep 2018 18:02
Dibaca: 322 kali
BAGIKAN:
Farhat Abbas
Liputanriau.com, Jakarta - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan maksud tulisannya di sebuah unggahannya di Instagram yang menyatakan "Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi! Bakal Masuk Neraka!"

Pernyataan tersebut diunggah Farhat melalui akun Instagram @farhatabbastv226, Senin (10/9). Dia menuliskan itu untuk keterangan foto yang diunggahnya dan diberi tulisan 'Pak jokowi adalah Presiden yang menuntun Indonesia masuk surga'. 

Unggahan itu, hingga Rabu (12/9) disukai 1.163 pengikutnya, dan dikomentari sekitar 825 pengguna instagram.

Farhat mengatakan tulisannya tersebut merupakan pantun, seharusnya orang yang kontra dengan gerakan #2019tetapJokowi jangan salah menafsirkan atau gagal paham.

"Saya berpantun, pilih Jokowi masuk surgawi, pilih mereka masuk neraka. Daripada menghina fitnah, bully, atau nyinyir orang, mending memuliakan orang lain. Silakan tafsirkan positif," kata Farhat saat dihubungi.

Farhat meminta agar netizen dewasa dalam berpikir dan mencermati sebuah kata. "Balas saja kata dengan kata. Jangan apa di pikiran saya ditafsirkan miring atau negatif seenak kalian," katanya.

Dikatakan Farhat, pernyataannya soal surga itu, artinya dia percaya dan yakin dengan revolusi mental Jokowi buat bangsa ini, Jokowi menuntun bangsa masuk Surga.

"Untuk masuk surga enggak harus mengubah sistem yang inkonstitusional," katanya.

Lagipula kata Farhat, dalam statusnya itu dia tidak menyudutkan nama siapapun. 

"Saya bukan takut mereka, (saya) takut Yang Maha Kuasa," katanya.


Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin akan menegur Farhat Abas karena menyatakan pihak yang tidak mendukung Jokowi akan masuk neraka. 

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni mengatakan pernyataan Farhat tidak sesuai dengan narasi Jokowi-Maruf.

"Kami terus terang akan berikan teguran internal ke Farhat. Ini bukan narasi Pak Jokowi-Maruf," ujar Antoni di Gedung High End, Jakarta, Rabu (12/9).

Antoni mengatakan hal yang dilakukan Farhat merupakan ekspresi personal. Sebab, ia menyebut TKN Jokowi-Maruf tidak memainkan isu agama, termasuk soal akhirat.

Menurutnya Pilpres merupakan urusan duniawi yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan agama.

"Kami tidak main isu agama, apalagi dengan aspek akhirat. Ini soal duniawi," ujarnya.

Terkait dengan hal itu pula, ia menyampaikan Farhat bukan juru bicara TKN Jokowi-Maruf. Ia menyebut Farhat yang merupakan caleg PKB itu hanya mengikuti pelatihan yang digelar TKN Jokowi-Maruf.

Ia berkata juru bicara TKN Jokowi-Maruf, yakni Ahmad Basarah, Johan Budi, Abdul Kadir Karding, TB Ace Hasan Syadzily, Irma Suryani Chaniago, Arif Budimanta, Arya Sinulingga, dan Lena Haryana Mukti.

"Mas Farhat memang tidak jadi jubir, tapi jadi bagian dari tim kampanye," ujar Antoni.
Editor: Bobby Satia

Sumber: CNNIndonesia

  BacaJuga
  • Habib Bahar Ditahan, Fadli Zon: Kezaliman yang Sempurna

    Rabu, 19 Des 2018 19:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengkritik langkah kepolisian menahan Habib Bahar bin Smith yang kini menyandang status tersangka penganiayaan terhadap a

  • Polisi Sebut Habib Bahar Berniat Melarikan Diri

    Rabu, 19 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi menyatakan ada niat dari Habib Bahar bin Smith untuk lari dari masalah hukumnya terkait penganiayaan dua remaja di Bogor, Jawa Barat. Disebutkan, pimpi

  • Polisi: Habib Bahar Aktor Intelektual Kasus Dugaan Penganiayaan

    Rabu, 19 Des 2018 19:01

    Liputanriau.com, Jakarta -  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyebutkan, Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus dugaan penganiayaan anak, seba

  • Yusril Minta Jokowi Maafkan Habib Bahar

    Senin, 10 Des 2018 20:16

    Liputanriau.com, Padang - Lawyer Jokowi, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan penetapan tersangka Habib Bahar ke Presiden Jokowi. Ia meminta Jokowi memaafkan Bahar dan meminta para habib untuk dakwah den

  • Bukan Pasal Penghinaan Presiden, Habib Bahar Kena Pasal Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis

    Sabtu, 08 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Habib Bahar bin Smith dipolisikan lantaran dalam video ceramahnya yang viral dia diduga menghina Presiden Joko Widodo. Namun penyidik Bareskrim Polri menetapkan Habib Bahar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.