• Home
  • Nasional
  • Farhat: "Pilih Jokowi Masuk Surga, yang Nggak Masuk Neraka"

Farhat: "Pilih Jokowi Masuk Surga, yang Nggak Masuk Neraka"

Rabu, 12 Sep 2018 18:02
Dibaca: 315 kali
BAGIKAN:
Farhat Abbas
Liputanriau.com, Jakarta - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan maksud tulisannya di sebuah unggahannya di Instagram yang menyatakan "Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi! Bakal Masuk Neraka!"

Pernyataan tersebut diunggah Farhat melalui akun Instagram @farhatabbastv226, Senin (10/9). Dia menuliskan itu untuk keterangan foto yang diunggahnya dan diberi tulisan 'Pak jokowi adalah Presiden yang menuntun Indonesia masuk surga'. 

Unggahan itu, hingga Rabu (12/9) disukai 1.163 pengikutnya, dan dikomentari sekitar 825 pengguna instagram.

Farhat mengatakan tulisannya tersebut merupakan pantun, seharusnya orang yang kontra dengan gerakan #2019tetapJokowi jangan salah menafsirkan atau gagal paham.

"Saya berpantun, pilih Jokowi masuk surgawi, pilih mereka masuk neraka. Daripada menghina fitnah, bully, atau nyinyir orang, mending memuliakan orang lain. Silakan tafsirkan positif," kata Farhat saat dihubungi.

Farhat meminta agar netizen dewasa dalam berpikir dan mencermati sebuah kata. "Balas saja kata dengan kata. Jangan apa di pikiran saya ditafsirkan miring atau negatif seenak kalian," katanya.

Dikatakan Farhat, pernyataannya soal surga itu, artinya dia percaya dan yakin dengan revolusi mental Jokowi buat bangsa ini, Jokowi menuntun bangsa masuk Surga.

"Untuk masuk surga enggak harus mengubah sistem yang inkonstitusional," katanya.

Lagipula kata Farhat, dalam statusnya itu dia tidak menyudutkan nama siapapun. 

"Saya bukan takut mereka, (saya) takut Yang Maha Kuasa," katanya.


Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin akan menegur Farhat Abas karena menyatakan pihak yang tidak mendukung Jokowi akan masuk neraka. 

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni mengatakan pernyataan Farhat tidak sesuai dengan narasi Jokowi-Maruf.

"Kami terus terang akan berikan teguran internal ke Farhat. Ini bukan narasi Pak Jokowi-Maruf," ujar Antoni di Gedung High End, Jakarta, Rabu (12/9).

Antoni mengatakan hal yang dilakukan Farhat merupakan ekspresi personal. Sebab, ia menyebut TKN Jokowi-Maruf tidak memainkan isu agama, termasuk soal akhirat.

Menurutnya Pilpres merupakan urusan duniawi yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan agama.

"Kami tidak main isu agama, apalagi dengan aspek akhirat. Ini soal duniawi," ujarnya.

Terkait dengan hal itu pula, ia menyampaikan Farhat bukan juru bicara TKN Jokowi-Maruf. Ia menyebut Farhat yang merupakan caleg PKB itu hanya mengikuti pelatihan yang digelar TKN Jokowi-Maruf.

Ia berkata juru bicara TKN Jokowi-Maruf, yakni Ahmad Basarah, Johan Budi, Abdul Kadir Karding, TB Ace Hasan Syadzily, Irma Suryani Chaniago, Arif Budimanta, Arya Sinulingga, dan Lena Haryana Mukti.

"Mas Farhat memang tidak jadi jubir, tapi jadi bagian dari tim kampanye," ujar Antoni.
Editor: Bobby Satia

Sumber: CNNIndonesia

  BacaJuga
  • Polisi Selidiki Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

    Senin, 22 Okt 2018 20:57

    Liputanriau.com, Garut - Polisi menyelidiki kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang videonya viral di media sosial. Polres Garut mengerahkan tim ke tempat yang diduga sebagai lokasi p

  • FPI Kecam Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser Garut

    Senin, 22 Okt 2018 20:34

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara DPP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengecam keras tindakan belasan anggota Bantuan Ansor Serbaguna (Banser), Nahdlatul Ulama (NU) yang membakar bendera

  • Kubu Jokowi Ingin Gaet Yusril Demi Rebut Suara Eks HTI

    Kamis, 13 Sep 2018 15:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Kubu Joko Widodo - Ma'ruf Amin mengutarakan niat untuk menggaet Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.Hal ini menyusul pembelaan positif Yusril ter

  • Mardani Ali Sera dan Eks Jubir HTI Dilaporkan ke Polisi

    Rabu, 12 Sep 2018 17:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPP PKS sekaligus inisiator gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera dan mantan Jubir HTI Ismail Yusanto dilaporkan ke polisi oleh LBH Almisbat karena diduga hendak

  • GP Ansor Tolak Kedatangan UAS di Jepara

    Kamis, 30 Agu 2018 15:26

    Liputanriau.com, Jepara - Rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pondok Pesantren Alhusna Mayong Jepara, Jawa Tengah menuai kontroversi. Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama menilai kedatangan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.