• Home
  • Nasional
  • HTI Bakal Demo Pemerintah Terkait Perppu Ormas

HTI Bakal Demo Pemerintah Terkait Perppu Ormas

Kamis, 13 Jul 2017 13:59
Dibaca: 80 kali
BAGIKAN:
RoL
Koordinator Kuasa Hukum pembela HTI Yusril Ihza Mahendara (tengah) memberi keterangan kepada awak media didampingi Ketua Umum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Rokhmat S Labin

Liputanriau.com, Jakarta - Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Rokhmat S Labin menggelar konferensi pers terkait Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang ormas bersama Koordinator tim pembela HTI, Yusril Ihza Mahendra di Kantor DPP HTI, Crowne Palace A25, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/7) malam. Rochmat menyatakan, HTI menolak keras Perppu tersebut, sehingga pihaknya akan melakukan demontrasi bersama beberapa ormas yang juga menolak Perppu itu.

"Demonstrasi akan dilakukan dan bukan hanya Hisbut Tahrir. Karena ini kan di dalam Perrppu itu tidak menyebut Hisut Tahrir, itu bisa mengancam semua organisasi. Apabila tidak disenangi oleh penguasa olrh pemerintah, mereka bisa melakukan tindakan yang sama," ujar Rochmat usai kompers, Rabu (12/7) malam.

Menurut dia, diterbitkannya Perppu tersebut menunjukkan bahwa rezim saat ini merupakan rezim diktator. Apalagi, kata dia, dalam Perppu tersebut terdapat ancaman pidana. "Kalau dilihat undang-undangnya luar biasa. Jadi disebut di situ ancamannya di situ bukan hanya ancaman perdata tapi juga ancaman pidana pada anggota dan pengurus yang hukumannya itu 5 tahun sampai 20 tahun," ucapnya.

Namun, Rochmat belum dapat memastikan kapan demonstrasi tersebut akan dilakukan. Pasalnya, kata dia, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan ormas lainnya. Ia mengaku, sudah ada enam ormas yang akan dihubungi untuk berkoordinasi.

"Insya Allah akan kita lakukan. Konsolidasi dengan tokoh dan ormas yang lain bahwa ini bukan masalah Hisbut Tahrir tapi juga masalah ormas-ormas yang lain," katanya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • TNI Sita Rp 7,3 M Milik WW Diduga Hasil Korupsi Heli AW 101

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen Dodik Wijanarko menyampaikan, pihaknya menyita uang senilai Rp 7,3 miliar dari tersangka WW terkait kasus dugaan korupsi pe

  • 4 Anggota TNI Tersangka Korupsi Heli AW 101, Ada Kolonel FTS

    Sabtu, 17 Jun 2017 14:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Sudah 4 anggota TNI menjadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan helikopter angkut AgustaWestland AW 101 di TNI Angkutan Udara pada periode 2016 - 2017. Pusat Polisi Mili

  • TNI akan Kerahkan Pesawat Pengintai dan Tambah Kapal Patroli di Maluku Utara

    Kamis, 08 Jun 2017 16:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan mengerahkan pesawat pengintai yang beroperasi di Maluku Utara (Malut), guna mengantisipasi terjadinya ancaman terorisme yang masuk

  • Kalahkan Australia Hingga AS, Prajurit TNI Juara Umum di Lomba Tembak

    Senin, 29 Mei 2017 13:06

    Liputanriau.com, Jakarta - Penembak TNI AD kembali menjadi juara umum pada Lomba Tembak Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2017.  Kontingen TNI AD yang dipimpin Letkol Inf  Jos

  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.