• Home
  • Nasional
  • Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Rabu, 21 Jun 2017 16:44
Dibaca: 139 kali
BAGIKAN:
Mie instant merk Samyang yang diproduksi Samyang Crop Kangwon-Do Korea.

Liputanriau.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan ada empat jenis mi instan asal Korea yang mengandung fragmen DNA babi, yakni mi Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (Mi Instan Yeul Ramen). Keempat mi instan tersebut diimpor oleh PT Koin Bumi.

PT Korinus yang juga importir mi samyang di Indonesia merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut. Padahal dua jenis mi samyang yang mereka impor sudah mengajukan sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sudah terdaftar di BPOM.

"Saya mau klarifikasi atas pemberitaan yang kemarin ramai di media, bahwa samyang sudah ditarik ijin edarnya oleh BPOM, saya mau mengklarifikasi bahwa samyang yang ditarik bpom bukan yang didistribusikan PT Korinus," tegas Sales & Marketing Manager PT Korinus Endra Nirwana, di Kantor PT Korinus, Jalan Gading Kirana Utara Blok F10 No 27, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (21/6).

Sehingga, sambung Endra, dengan pemberitaan tersebut, banyak masyarakat yang bertnya-bertanya atas samyang yang dipermasalahkan BPOM. "Makanya, saya klarifikasi bahwa samyang yang kami impor sudah melalui proses ijin BPOM dan punya sertifikasi Korea Muslim Federasi (KMF). Di Indonesia tidak boleh mencantumkan label halal KMF, karena ada lembaga MUI," jelasnya.

Sertifikat halal dari KMF pun sudah dikantongi sejak distribusi pada tahun 2013. Setiap tahunnya selalu ada pemberitahuan dan pembaharuan terkait kehalalannya.

"Kami impor dari tahun 2013. Nah, sertifikat yang sekarang berlaku sampai 20 Desember 2018," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, PT Korinus juga sudah melakukan pendaftaran di MUI dengan nomor registrasi 16349, untuk produk Hot Chicken Ramen dan Hot Chicken Ramen buldak Cheese. "Berkas sudah diterima semua, nanti tanggal 10 Juli 2017 akan dilakukan preaudit ke Korea Selatan," tuturnya.

Sementara untuk ijin edar BPOM, untuk Hot Chicken Ramen Buldak Cheese terdaftar dan memiliki ijin edar di Indonesia per tanggal 18 April 2017. Kemudian, untuk varian rasa Hot Chicken Ramen sejak tahun 2013 didistribusikan sudah memiliki ijin edar.

"Impor yang dari PT Korinus baru dua item ini. Cheese dan Hot Chicken Ramen. Kemasan beda-beda ada yang cup dan bowl. Produksi di Korea, impor," ujarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Menanti Kepulangan Habib Rizieq

    Minggu, 28 Jan 2018 14:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, dikabarkan bakal pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018 mendatang. Namun, Humas Presidium Alumni 212, Novel Bam

  • Habib Rizieq Ikut Berorasi di Aksi Bela Palestina

    Minggu, 17 Des 2017 16:30

    Liputanriau.com, Jakarta - Masyarakat beramai-ramai datang pada aksi bela Palestina di Monas, Jakarta, Minggu, 17 Desember 2017. Aksi ini ditujukan lantaran kalim sepihak Donald Trump atas Yerusalem s

  • Rizieq Shihab Siap Pulang

    Rabu, 02 Agu 2017 15:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab Kapitra Ampera menyebutkan kliennya, Habib Rizieq Shihab akan kembali ke Indonesia pada 15 Agustus 2017."Kalau dia pulang ke Indonesia artiny

  • Habib Rizieq Bertemu Zakir Naik di Makkah

    Rabu, 14 Jun 2017 16:12

    Liputanriau.com, Makkah - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab (HRS) bertemu dengan Dai kondang asal India, Dr Zakir Naik di Makkah.Berdasarkan keterangan penasehat hukum Habib Ri

  • BIN Bantah Sebarkan Chat Diduga Habib Rizieq-Firza Husain

    Selasa, 13 Jun 2017 14:45

    Liputanriau.com, Jakarta - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah menjadi pelaku penyebaran percakapan antara Rizieq Sihab dan Firza Husain. Menurut BIN tidak ada kepentingan bagi pihaknya untuk menye

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.