• Home
  • Nasional
  • Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Rabu, 21 Jun 2017 16:44
Dibaca: 155 kali
BAGIKAN:
Mie instant merk Samyang yang diproduksi Samyang Crop Kangwon-Do Korea.

Liputanriau.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan ada empat jenis mi instan asal Korea yang mengandung fragmen DNA babi, yakni mi Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (Mi Instan Yeul Ramen). Keempat mi instan tersebut diimpor oleh PT Koin Bumi.

PT Korinus yang juga importir mi samyang di Indonesia merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut. Padahal dua jenis mi samyang yang mereka impor sudah mengajukan sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sudah terdaftar di BPOM.

"Saya mau klarifikasi atas pemberitaan yang kemarin ramai di media, bahwa samyang sudah ditarik ijin edarnya oleh BPOM, saya mau mengklarifikasi bahwa samyang yang ditarik bpom bukan yang didistribusikan PT Korinus," tegas Sales & Marketing Manager PT Korinus Endra Nirwana, di Kantor PT Korinus, Jalan Gading Kirana Utara Blok F10 No 27, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (21/6).

Sehingga, sambung Endra, dengan pemberitaan tersebut, banyak masyarakat yang bertnya-bertanya atas samyang yang dipermasalahkan BPOM. "Makanya, saya klarifikasi bahwa samyang yang kami impor sudah melalui proses ijin BPOM dan punya sertifikasi Korea Muslim Federasi (KMF). Di Indonesia tidak boleh mencantumkan label halal KMF, karena ada lembaga MUI," jelasnya.

Sertifikat halal dari KMF pun sudah dikantongi sejak distribusi pada tahun 2013. Setiap tahunnya selalu ada pemberitahuan dan pembaharuan terkait kehalalannya.

"Kami impor dari tahun 2013. Nah, sertifikat yang sekarang berlaku sampai 20 Desember 2018," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, PT Korinus juga sudah melakukan pendaftaran di MUI dengan nomor registrasi 16349, untuk produk Hot Chicken Ramen dan Hot Chicken Ramen buldak Cheese. "Berkas sudah diterima semua, nanti tanggal 10 Juli 2017 akan dilakukan preaudit ke Korea Selatan," tuturnya.

Sementara untuk ijin edar BPOM, untuk Hot Chicken Ramen Buldak Cheese terdaftar dan memiliki ijin edar di Indonesia per tanggal 18 April 2017. Kemudian, untuk varian rasa Hot Chicken Ramen sejak tahun 2013 didistribusikan sudah memiliki ijin edar.

"Impor yang dari PT Korinus baru dua item ini. Cheese dan Hot Chicken Ramen. Kemasan beda-beda ada yang cup dan bowl. Produksi di Korea, impor," ujarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Modus Rumah Sakit Bebani Peserta BPJS

    Jumat, 09 Mar 2018 14:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan oleh Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak lepas dari masalah. Selain adanya defisit keuangan, pelak

  • 8 Sumber Pendanaan Menambal Defisit BPJS Kesehatan

    Minggu, 03 Des 2017 13:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Tak ingin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus merugi, pemerintah telah menyusun langkah penyelamatan untuk menambal defisit BPJS Kesehatan. Maklum saja

  • Bantah Isu yang Beredar, BPJS Kesehatan Pastikan Tetap Jamin Biaya 8 Penyakit

    Senin, 27 Nov 2017 13:32

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejak Jumat (24/11/2017), di berbagai media pemberitaan, beredar informasi bahwa BPJS Kesehatan sudah tak menanggung lagi 8 penyakit katastropik. Berbagai kekhawatiran di te

  • BPJS Kesehatan Akan Hapus Tanggungan 8 Penyakit

    Minggu, 26 Nov 2017 21:07

    Liputanriau.com - Sedikitnya ada delapan jenis penyakit yang pendanaannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan, melainkan dibebankan kepada pasien. Seperti penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, stroke, t

  • Bank Riau Kepri Salurkan Dana CSR pada 20 Ribu Naker

    Minggu, 13 Agu 2017 11:39

    Liputanriau.com,PEKANBARU-Bank Riau Kepri (BRK) salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang diperuntukkan untuk memberikan perlindungan jaminan sosial melalui Badan Penyelenggara Jaminan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.