• Home
  • Nasional
  • Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Importir Mi Samyang Klarifikasi Soal Mi Mengandung Babi

Rabu, 21 Jun 2017 16:44
Dibaca: 103 kali
BAGIKAN:
Mie instant merk Samyang yang diproduksi Samyang Crop Kangwon-Do Korea.

Liputanriau.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan ada empat jenis mi instan asal Korea yang mengandung fragmen DNA babi, yakni mi Samyang (mi instan U-Dong), Samyang (mi instan Kimchi), Nongshim (mi instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (Mi Instan Yeul Ramen). Keempat mi instan tersebut diimpor oleh PT Koin Bumi.

PT Korinus yang juga importir mi samyang di Indonesia merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut. Padahal dua jenis mi samyang yang mereka impor sudah mengajukan sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta sudah terdaftar di BPOM.

"Saya mau klarifikasi atas pemberitaan yang kemarin ramai di media, bahwa samyang sudah ditarik ijin edarnya oleh BPOM, saya mau mengklarifikasi bahwa samyang yang ditarik bpom bukan yang didistribusikan PT Korinus," tegas Sales & Marketing Manager PT Korinus Endra Nirwana, di Kantor PT Korinus, Jalan Gading Kirana Utara Blok F10 No 27, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (21/6).

Sehingga, sambung Endra, dengan pemberitaan tersebut, banyak masyarakat yang bertnya-bertanya atas samyang yang dipermasalahkan BPOM. "Makanya, saya klarifikasi bahwa samyang yang kami impor sudah melalui proses ijin BPOM dan punya sertifikasi Korea Muslim Federasi (KMF). Di Indonesia tidak boleh mencantumkan label halal KMF, karena ada lembaga MUI," jelasnya.

Sertifikat halal dari KMF pun sudah dikantongi sejak distribusi pada tahun 2013. Setiap tahunnya selalu ada pemberitahuan dan pembaharuan terkait kehalalannya.

"Kami impor dari tahun 2013. Nah, sertifikat yang sekarang berlaku sampai 20 Desember 2018," terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, PT Korinus juga sudah melakukan pendaftaran di MUI dengan nomor registrasi 16349, untuk produk Hot Chicken Ramen dan Hot Chicken Ramen buldak Cheese. "Berkas sudah diterima semua, nanti tanggal 10 Juli 2017 akan dilakukan preaudit ke Korea Selatan," tuturnya.

Sementara untuk ijin edar BPOM, untuk Hot Chicken Ramen Buldak Cheese terdaftar dan memiliki ijin edar di Indonesia per tanggal 18 April 2017. Kemudian, untuk varian rasa Hot Chicken Ramen sejak tahun 2013 didistribusikan sudah memiliki ijin edar.

"Impor yang dari PT Korinus baru dua item ini. Cheese dan Hot Chicken Ramen. Kemasan beda-beda ada yang cup dan bowl. Produksi di Korea, impor," ujarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Tiga Tahun Jokowi, Utang Pemerintah Tambah Rp1.258 Triliun

    Jumat, 20 Okt 2017 15:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Hari ini 20 Oktober 2017 tepat tiga tahun pemerintah Jokowi-JK memimpin Republik Indonesia. Dalam waktu tersebut duet Jokowi-JK terus mendorong pembangunan guna menyelesaika

  • Tiga Pekerjaan Rumah Jokowi di Sisa 2 Tahun Masa Jabatannya

    Rabu, 11 Okt 2017 19:45

    Liputanriau.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan ada tiga pekerjaan rumah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sisa dua tahun masa jabatannya. Yunarto mengatak

  • Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

    Selasa, 03 Okt 2017 16:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba.Jika diperlukan, Jokowi meminta

  • Presiden Jokowi Kutuk Aksi Terorisme Las Vegas

    Selasa, 03 Okt 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, yakni penembakan di tengah konser musik Route 91 Harvest concert dilakukan dari lant

  • Jokowi: Selain PCC, Saya Dengar Ada Pil Jin, Bukan Pil Setan

    Selasa, 03 Okt 2017 15:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo ‎mencanangkan aksi pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur,‎ Jakarta Timur,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.