Indonesia Akan Batasi Hukuman Mati

Rabu, 11 Okt 2017 19:28
Dibaca: 63 kali
BAGIKAN:
Indonesia akan batasi hukuman mati

Liputanriau.com, Jakarta - Sejak awal, hukuman mati menjadi noktah hitam dalam pemerintahan Joko Widodo. Namun kini Istana Negara siap mengkaji ulang kebijakan tersebut. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, mengakui pihaknya sedang mencari "win-win solution."

"Kemenkumham mengambil posisi di tengah saja, karena ada dua arus pikiran berbeda," mengenai hukuman mati, katanya kepada media di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).

Vonis dan eksekusi mati naik

Koalisi pegiat Hak Azasi Manusia mencatat, penerapan hukuman dan eksekusi mati meningkat di era Joko Widodo. Institute Criminal for Justice Reform (ICJR) mencatat antara Januari dan Juni 2016 terdapat 26 kasus hukum yang melibatkan dakwaan mati, 17 di antaranya berujung pada putusan hukuman mati.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 45 dakwaan dan 33 putusan hukuman mati antara Juli 2016 hingga September 2017.

Penggunaan hukuman mati dinilai kontroversial karena sifatnya yang tidak bisa dikoreksi. Kejaksaan Agung baru-baru ini mendapat kritik pedas setelah mengeksekusi mati terpidana narkoba Humprey Ejike Jefferson Juli 2016, kendati yang bersangkutan masih mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo.

Solusi bagi terpidana mati

Yasonna H Laoly mengaku sampai saat ini pihaknya masih mencari solusi untuk memberikan hukuman bagi para terpidana. Salah satu jalan tengah yang ia usulkan adalah memberikan keringanan bersyarat kepada terpidana mati. Jika yang bersangkutan berkelakuan baik, vonis hukuman mati bisa dicabut kembali.

Dengan begitu hukuman mati hanya menjadi alternatif, bukan putusan absolut. "Itu jalan keluar yang mau diambil," pungkasnya.

Yasonna menegaskan gagasan tersebut sudah termaktub dalam Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana yang sedang dibahas. "Pengesahan RUU hukum pidana yang baru sudah dekat," ujarnya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: dw.com

  BacaJuga
  • Tiga Tahun Jokowi, Utang Pemerintah Tambah Rp1.258 Triliun

    Jumat, 20 Okt 2017 15:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Hari ini 20 Oktober 2017 tepat tiga tahun pemerintah Jokowi-JK memimpin Republik Indonesia. Dalam waktu tersebut duet Jokowi-JK terus mendorong pembangunan guna menyelesaika

  • Tiga Pekerjaan Rumah Jokowi di Sisa 2 Tahun Masa Jabatannya

    Rabu, 11 Okt 2017 19:45

    Liputanriau.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan ada tiga pekerjaan rumah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sisa dua tahun masa jabatannya. Yunarto mengatak

  • Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

    Selasa, 03 Okt 2017 16:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba.Jika diperlukan, Jokowi meminta

  • Presiden Jokowi Kutuk Aksi Terorisme Las Vegas

    Selasa, 03 Okt 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, yakni penembakan di tengah konser musik Route 91 Harvest concert dilakukan dari lant

  • Jokowi: Selain PCC, Saya Dengar Ada Pil Jin, Bukan Pil Setan

    Selasa, 03 Okt 2017 15:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo ‎mencanangkan aksi pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur,‎ Jakarta Timur,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.