• Home
  • Nasional
  • Istana: Jokowi Tak Tersinggung dengan Doa Tifatul

Istana: Jokowi Tak Tersinggung dengan Doa Tifatul

Senin, 21 Agu 2017 19:53
Dibaca: 108 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring sempat membuat heboh terkait doanya. Pada 16 Agustus 2017 lalu, saat Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri sidang MPR, Tifatul mendoakan Presiden Jokowi. 

Dalam doanya, Tifatul yang juga anggota MPR itu, memohon agar Presiden Jokowi bisa lebih gemuk. Termasuk doa agar tetap sehat dalam memimpin bangsa.

Terhadap doa itu, kemudian memunculkan reaksi beragam. Termasuk sikap kontra, yang menilai Tifatul menyinggung orang nomor satu di Indonesia itu.  Terhadap doa Tifatul itu, pihak Istana memastikan kalau Presiden Jokowi menyikapi seperti biasa. 

"Itu kan itunya (doanya) Pak Tifatul. Presiden tak merasa tersinggung. Menurut saya Presiden biasa saja," kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017. 

Seperti diketahui, Anggota Fraksi PKS Tifatul Sembiring dipercaya memimpin doa dalam sidang tahunan MPR RI. Dalam doanya, Tifatul meminta Tuhan membimbing para pemimpin Indonesia. "Beri petunjuk pada para pemimpin-pemimpin kami, bimbinglah mereka agar senantiasa istiqomah di jalan-Mu. Beri petunjuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo," kata Tifatul.

Tifatul juga meminta agar Tuhan menggemukkan badan Jokowi. Dia mengatakan, Jokowi pada saat ini pasti sangat kelelahan dan kekurangan waktu untuk beristirahat. "Gemukkanlah badan Beliau ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus," ujar mantan menteri Komunikasi dan Informatika ini.

Dia juga meminta agar Jokowi dibantu menghadapi permasalahan bangsa, di tengah persaingan yang berat. Salah satu tantangan itu, menurut Tifatul, adalah soal utang.

"Bantulah Presiden kami ya Allah dalam menghadapi permasalahan bangsa yang berat di tengah-tengah persaingan dunia, yang kadang kejam tanpa belas kasihan. Di tengah-tengah utang yang setiap hari bertumpuk. Garam berkurang sementara harapan yang sangat tinggi untuk kemakmuran negeri," kata Tifatul.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Viva.co.id

  BacaJuga
  • KPK: 18 Gubernur dan 75 Bupati/Wali Kota Terseret Korupsi

    Selasa, 17 Apr 2018 16:53

    Liputanriau.com, Jakarta - KPK berharap semua kepala daerah bisa menjaga Pilkada yang berintegritas. Menurut Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, ia menuntut pasangan calon (paslon) untuk jujur dan

  • KPK Tahan Gubernur Jambi Zumi Zola

    Senin, 09 Apr 2018 19:57

    Liputanriau.com, Jakarta - Tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi sejumlah proyek di Provinsi Jambi, Zumi Zola, rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Guber

  • Kelakar Jusuf Kalla Soal Puluhan Anggota DPRD Sumut Tersangka

    Sabtu, 31 Mar 2018 16:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta dugaan korupsi massal yang melibatkan puluhan anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) tidak terulang. Ia be

  • KPK Tetapkan 38 Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Suap APBD

    Sabtu, 31 Mar 2018 00:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan soal surat perintah penyidikan terhadap anggota Dewan Perwakilan Daerah Sumatera Utara atau DPRD

  • Setya Novanto Sempat Siapkan Rp20 Miliar untuk Sogok KPK

    Kamis, 29 Mar 2018 16:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi dana proyek KTP elektronik, ternyata pernah mencoba menyuap Komisi Pemberantasan Korupsi.Hal tersebut diungkapkan Jaksa Penu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.