• Home
  • Nasional
  • Istana: Jokowi Tak Tersinggung dengan Doa Tifatul

Istana: Jokowi Tak Tersinggung dengan Doa Tifatul

Senin, 21 Agu 2017 19:53
Dibaca: 79 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring sempat membuat heboh terkait doanya. Pada 16 Agustus 2017 lalu, saat Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menghadiri sidang MPR, Tifatul mendoakan Presiden Jokowi. 

Dalam doanya, Tifatul yang juga anggota MPR itu, memohon agar Presiden Jokowi bisa lebih gemuk. Termasuk doa agar tetap sehat dalam memimpin bangsa.

Terhadap doa itu, kemudian memunculkan reaksi beragam. Termasuk sikap kontra, yang menilai Tifatul menyinggung orang nomor satu di Indonesia itu.  Terhadap doa Tifatul itu, pihak Istana memastikan kalau Presiden Jokowi menyikapi seperti biasa. 

"Itu kan itunya (doanya) Pak Tifatul. Presiden tak merasa tersinggung. Menurut saya Presiden biasa saja," kata Juru Bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo, di Istana Negara, Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017. 

Seperti diketahui, Anggota Fraksi PKS Tifatul Sembiring dipercaya memimpin doa dalam sidang tahunan MPR RI. Dalam doanya, Tifatul meminta Tuhan membimbing para pemimpin Indonesia. "Beri petunjuk pada para pemimpin-pemimpin kami, bimbinglah mereka agar senantiasa istiqomah di jalan-Mu. Beri petunjuk Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo," kata Tifatul.

Tifatul juga meminta agar Tuhan menggemukkan badan Jokowi. Dia mengatakan, Jokowi pada saat ini pasti sangat kelelahan dan kekurangan waktu untuk beristirahat. "Gemukkanlah badan Beliau ya Allah, karena kini terlihat semakin kurus," ujar mantan menteri Komunikasi dan Informatika ini.

Dia juga meminta agar Jokowi dibantu menghadapi permasalahan bangsa, di tengah persaingan yang berat. Salah satu tantangan itu, menurut Tifatul, adalah soal utang.

"Bantulah Presiden kami ya Allah dalam menghadapi permasalahan bangsa yang berat di tengah-tengah persaingan dunia, yang kadang kejam tanpa belas kasihan. Di tengah-tengah utang yang setiap hari bertumpuk. Garam berkurang sementara harapan yang sangat tinggi untuk kemakmuran negeri," kata Tifatul.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Viva.co.id

  BacaJuga
  • MKD Segera Rekomendasikan Pencopotan Novanto

    Senin, 20 Nov 2017 13:15

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan menentukan sikap hari ini pascapenahanan Ketua DPR Setya Novanto yang berstatus tersangka korupsi e-KTP di KPK."Hari ini MKD akan ambil

  • Jabatan Setya Novanto Dipertaruhkan Besok

    Senin, 20 Nov 2017 13:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Jabatan Setya Novanto sebagai orang nomor satu di Partai Golkar semakin terancam. DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno membahas status Novanto yang telah menjadi tah

  • KPK Lelang 85 Barang Rampasan Koruptor

    Senin, 20 Nov 2017 13:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melelang barang rampasan dari perkara korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap. Lelang yang akan dilakukan melalui Kantor Pelayanan Ke

  • Respons Setnov Ditahan KPK: Saya Masih Sakit, Kurang Tidur

    Senin, 20 Nov 2017 02:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto sempat memberikan keterangan kepada wartawan sesaat sebelum masuk ke dalam mobil yang membawanya ke rumah tahanan KPK, sekitar pukul 01.15 WIB. Dalam keteranga

  • Kecepatan Fortuner yang Bawa Setya Novanto 40 Km/Jam

    Minggu, 19 Nov 2017 13:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto melaju dalam kecepatan 40 Km/Jam. Hal itu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.