• Home
  • Nasional
  • Istana Bantah Andi Arif Soal Tuduhan Intervensi Kasus Rocky

Istana Bantah Andi Arif Soal Tuduhan Intervensi Kasus Rocky

Sabtu, 14 Apr 2018 16:48
Dibaca: 113 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Andi Arief menuding pejabat istana mengintervensi proses hukum Rocky Gerung yang dinilai menurunkan elektabilitas Presiden Joko Widodo. "Saya masih mengecek kebenaran bahwa Istana memerintahkan Polri untuk secepatnya mentersangkakan @rockygerung. Karena dianggap salah satu penyebab melorotnya elektabilitas Jokowi."

Tudingan Andi itu disampaikan melalui akun Twitternya @andiarief pada Jumat, 13 April 2018. Jika dugaannya terbukti, Andi bersedia melawan upaya yang disebutnya sebagai kriminalisasi. 

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi membantah tudingan itu. Dia menuturkan pihak Istana tak pernah mengintervensi masalah hukum siapapun. "Istana tidak pernah mengintervensi soal hukum terkait siapa pun, juga tidak ngurusin Rocky Gerung." Johan membantah melalui pesan teks.

Johan juga mempertanyakan data penurunan elektabilitas Jokowi oleh Rocky Gerung. "Berdasarkan data darimana itu Rocky Gerung menyebabkan elektabilitas Pak Jokowi turun? Jadi pengin tertawa."

Rocky Gerung menjadi buah bibir setelah berpendapat dalam sebuah acara di salah satu stasiun televisi. Rocky mengatakan kitab suci sama dengan karya fiksi.

Ucapannya dipermasalahkan Ketua Cyber Indonesia Permadi karena dinilai melecehkan keberadaan kitab suci. Permadi menilai mantan pengajar filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia itu sengaja menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan rasa kebencian berdasarkan SARA sehingga Rocky dilaporkan ke polisi.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

    Selasa, 18 Sep 2018 10:10

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, Selasa, 18 September 2018.Wakil Ketua Ma

  • KPK Tegaskan Eks Koruptor Tak Layak Dipilih

    Sabtu, 15 Sep 2018 15:57

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menganulir PKPU yang melarang eks koruptor maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Ini artinya, eks koruptor melenggang maju sebagai caleg tanpa melanggar atu

  • KPK Punya Bukti Aliran Suap PLTU Riau-1 ke Sofyan Basir

    Jumat, 31 Agu 2018 15:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan lembaganya telah memiliki alat bukti adanya dugaan aliran suap proyek PLTU Riau-1 ke Direktur Uta

  • KPK Bebaskan Ketua dan Wakil Ketua PN Medan

    Rabu, 29 Agu 2018 16:36

    Liputanriau.com, Medan - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 8 orang di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa (28/8). Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan 4 orang hakim. Namun

  • Ada BUMN yang Borong Tiket Asian Games untuk Dibagikan ke Pejabat

    Selasa, 28 Agu 2018 16:40

    Liputanriau.com, Jakarta - KPK mendapat laporan soal ada sejumlah pejabat negara yang meminta tiket gratis Asian Games 2018 dengan memanfaatkan jabatannya. Tak hanya itu, laporan tersebut menyebutkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.