• Home
  • Nasional
  • Jokowi: Majulah Kaum Perempuan untuk Kemajuan Indonesia

Jokowi: Majulah Kaum Perempuan untuk Kemajuan Indonesia

Jumat, 21 Apr 2017 13:12
Dibaca: 94 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selama Hari Kartini kepada perempuan Indonesia. Hal itu diungkapkan Jokowi melalui akun Twitter miliknya @jokowi.

"Selamat Hari Kartini. Majulah kaum perempuan Indonesia untuk kemajuan Indonesia -Jkw," tweet Jokowi dalam postingan yang diunggah Jumat (21/4/2017) pagi.

Saat ini, dalam jajaran Kabinet Kerja terdapat 8 menteri perempuan. Mereka adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Kemudian, ada Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Jokowi sendiri mengaku bangga dengan banyaknya menteri perempuan di kabinet yang dipimpinnya. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam peringatan Hari Ibu tahun lalu. Ketika itu Jokowi menceritakan pengalamannya saat berada di Rusia dalam kunjungan kerja untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Waktu itu para menteri yang mendampinginya sebagian besar adalah perempuan, sementara menteri dari Rusia seluruhnya laki-laki. Presiden Jokowi didampingi Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

"Dari Rusia, laki-laki, laki-laki, laki-laki, dari kita perempuan, perempuan, perempuan," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan hadirin di Pelataran Masjid Agung Kompleks Pemerintah Daerah Banten, Kota Serang, Banten, Kamis 22 Desember 2016.

Presiden juga menyatakan, jumlah perempuan yang jadi menteri di Indonesia terbanyak di dunia.

"Ini adalah menteri yang terbanyak, kalau dibandingkan menteri perempuan, di Indonesia adalah negara terbanyak menteri perempuan dibanding negara-negara yang lain," tegas Jokowi.

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Dokter Bimanesh Ditahan, Fredrich Dijemput Paksa

    Sabtu, 13 Jan 2018 01:55

    Liputanriau.com, Jakarta - Setelah memeriksa selama 10 jam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau dalam kasus menghalangi proses penyidik

  • Setya Novanto dan Istri Diperiksa, KPK Cari Tersangka Lain

    Rabu, 10 Jan 2018 19:50

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemeriksaan terhadap Setya Novanto dan istrinya, Deisti Astriani Tagor dilakukan untuk pengembangan penanganan kasu

  • Dokter RS Medika Permata Hijau Dikabarkan Jadi Tersangka di KPK

    Rabu, 10 Jan 2018 19:46

    Liputanriau.com, Jakarta - Selain menetapkan status tersangka pada pengacara Fredrich Yunadi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menetapkan status tersangka pada dokter Rumah Sakit (RS) Medika Pe

  • KPK Periksa Marzuki Alie

    Senin, 08 Jan 2018 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Ketua DPR RI 2009-2014 Marzuki Alie dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk

  • Hakim Tolak Eksepsi Setya Novanto

    Kamis, 04 Jan 2018 13:49

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto.Ha

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.