• Home
  • Nasional
  • Jokowi: Majulah Kaum Perempuan untuk Kemajuan Indonesia

Jokowi: Majulah Kaum Perempuan untuk Kemajuan Indonesia

Jumat, 21 Apr 2017 13:12
Dibaca: 31 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selama Hari Kartini kepada perempuan Indonesia. Hal itu diungkapkan Jokowi melalui akun Twitter miliknya @jokowi.

"Selamat Hari Kartini. Majulah kaum perempuan Indonesia untuk kemajuan Indonesia -Jkw," tweet Jokowi dalam postingan yang diunggah Jumat (21/4/2017) pagi.

Saat ini, dalam jajaran Kabinet Kerja terdapat 8 menteri perempuan. Mereka adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Kemudian, ada Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Jokowi sendiri mengaku bangga dengan banyaknya menteri perempuan di kabinet yang dipimpinnya. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam peringatan Hari Ibu tahun lalu. Ketika itu Jokowi menceritakan pengalamannya saat berada di Rusia dalam kunjungan kerja untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Waktu itu para menteri yang mendampinginya sebagian besar adalah perempuan, sementara menteri dari Rusia seluruhnya laki-laki. Presiden Jokowi didampingi Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti.

"Dari Rusia, laki-laki, laki-laki, laki-laki, dari kita perempuan, perempuan, perempuan," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan hadirin di Pelataran Masjid Agung Kompleks Pemerintah Daerah Banten, Kota Serang, Banten, Kamis 22 Desember 2016.

Presiden juga menyatakan, jumlah perempuan yang jadi menteri di Indonesia terbanyak di dunia.

"Ini adalah menteri yang terbanyak, kalau dibandingkan menteri perempuan, di Indonesia adalah negara terbanyak menteri perempuan dibanding negara-negara yang lain," tegas Jokowi.

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  • KPK Sita Uang Suap Terkait Penangkapan Auditor BPK

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Tim Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dalam bentuk rupiah saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap pejabat Badan Pemerik

  • Politisi Golkar Minta KPK Tak Ragu Usut Novanto Terkait Kasus E-KTP

    Rabu, 24 Mei 2017 13:37

    Liputanriau.com, Jakarta - Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi tidak ragu dan main-main dalam mengusut dugaan keterlibatan Ketua Umum Golkar Setya Novanto dal

  • Penjelasan KPK soal Pemeriksaan Sandiaga Uno

    Rabu, 24 Mei 2017 13:34

    Liputanriau.com, Jakarta - Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan selama lebih kurang empat jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa (23/5/2017).Selama pemeriksaan, Sandi ditanya o

  • Sandiaga Uno: Saya Tidak Kenal Nazaruddin

    Selasa, 23 Mei 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengusaha Sandiaga Uno mengaku tidak kenal dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.Hal itu dikatakan Sandi saat memenuhi pemanggilan penyidik Komis

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.