• Home
  • Nasional
  • Jokowi Bantah Kerahkan Karyawan BUMN untuk Hadir di Kampanye Akbar GBK

Jokowi Bantah Kerahkan Karyawan BUMN untuk Hadir di Kampanye Akbar GBK

Rabu, 10 Apr 2019 20:35
Dibaca: 90 kali
BAGIKAN:
Kampanye terbuka Jokowi di Gor Mastrip, Probolinggo, Jawa Timur pada Rabu (10/4).
Liputanriau.com, Probolinggo - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait adanya tuduhan karyawan perusahaan-perusahaan BUMN diminta untuk menghadiri kampanye akbar pasangan calon (paslon) 01. Jokowi menegaskan, timnya tidak membawa BUMN untuk urusan politik.

"Urusan politik, politik. Urusan pemerintahan, pemerintahan. Urusan BUMN, BUMN. BUMN mau ulang tahun di mana itu urusan BUMN, yang jelas di GBK itu urusan politik," kata Jokowi usai meresmikan tol Paspro di Probolinggo, Rabu (10/4).

Mantan gubernur DKI Jakarta itu memastikan tidak adanya campur aduk antara urusan BUMN dan politik atau pemerintahan dan politik. Dia mengatakan, kampanye terbuka di GBK itu murni urusan politik.

"Kalau ulang tahun BUMN, tanyakan ke ibu menteri. Yang saya dengar ada di Semarang, jadi beda," kata Jokowi lagi.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan adanya dugaan pengerahan karyawan perusahaan-perusahaan BUMN untuk menghadiri kampanye akbar pasangan Jokowi-Ma'ruf. BPN mengatakan, beredar rumor jila mereka dipaksa untuk memadati GBK.

Menurut BPN, para karyawan BUMN ini akan didata kehadirannya di GBK. Karyawan yang absen atau menolak hadir diancam akan dikenai sanksi keras.

BPN kemudian menduga jika pengerahan massa ini ditengarai untuk memobilisasi massa agar berkumpul di lokasi kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf. BPN menilai, hal itu dilakukan agar kegiatan itu bisa menandingi kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK beberapa waktu lalu.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika

  BacaJuga
  • Analisis Pakar Kenapa Jokowi Kalah di Sumbar

    Selasa, 23 Apr 2019 12:24

    Liputanriau.com, Padang - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Unive

  • Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

    Minggu, 21 Apr 2019 16:02

    Liputanriau.com, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, tiba-tiba mengundurkan diri tanpa ada isu sebelumnya. Mundurnya politikus NasDem itu mulai diketahui

  • Jokowi Terancam Kalah Jika Golput Tinggi

    Sabtu, 30 Mar 2019 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai golput bakal merugikan Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi.“Kalau golput tinggi, Jokowi terancam kalah," kata Pangi,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.