Jokowi Geram Ada Pungli Rp 6,1 M di Samarinda

Sabtu, 18 Mar 2017 12:44
Dibaca: 65 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo

Liputanriau-KALIMANTAN-Presiden Joko Widodo atau Jokowi geram dengan masih maraknya pungutan liar (pungli). Terlebih dengan terkuaknya pungli yang diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur bersama Bareskrim Polri.

Mereka melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura) di Samarinda. OTT ini berkaitan dengan pungli senilai Rp 6,1 miliar.

Jokowi menilai angka Rp 6,1 miliar itu bukan jumlah yang kecil dan tidak bisa dianggap sepele.

"Kita melihat Rp 6,1 miliar itu adalah angka yang besar, dan pasti itu sudah dilihat lama. Itu yang ketahuan lho ya. Hati-hati saya ingatkan," ujar Jokowi di Pasar Hongkong Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat 17 Maret 2017 malam.

Jokowi kembali mengingatkan agar semua instansi pemerintah menjaga kualitas pelayanan. Tindakan tegas tidak akan segan-segan untuk diberlakukan.

"Saya ingatkan agar semuanya hati-hati. Layani dengan baik, layani dengan cepat karena yang namanya saber pungli itu bekerja," tegas Jokowi.

Pemerintah sendiri terus berusaha meningkatkan pelayanan dengan melakukan berbagai perbaikan. Mengingat saat ini, pungutan liar masih menjadi salah satu permasalahan besar yang menyebabkan terganggunya sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini perlu kita ingatkan semuanya, bahwa kita ini ingin memperbaiki sistem yang ada," ucap Jokowi. (liputan6com)

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Seratusan Polisi Amankan Deportasi Corby Si Ratu Mariyuana

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:21

    Liputanriau.com, Denpasar - Sedikitnya 100-an personel Polresta Denpasar dan jajaran melakukan pengamanan untuk pengawalan Schapelle Leigh Corby yang akan dideportasi, Sabtu (27/5/2017).Corby akan did

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.