Jokowi Sebut Telegram Ganggu Keamanan Negara

Minggu, 16 Jul 2017 16:51
Dibaca: 95 kali
BAGIKAN:
RoL
Jokowi mengatakan keberadaan telegram menggangu keamanan negara

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan keberadaan telegram menggangu keamanan negara. Dia menyebutkan aplikasi ini kerap digunakan untuk aksi terorisme.

Dia menyatakan perlu pemblokiran guna menjaga keamanan semua pihak. "Ini kita lakukan karena kita lebih mementingkan keamanan negara, dan masyarakat," kata Jokowi, Ahad (16/7).

Jokowi mengatakan pemerintah telah mengamati pergerakan terorisme melalui akun media sosial ini cukup lama. Berdasarkan pengamatan pemerintah, penggunaan media sosial ini terkait dengan aksi terorisme bukan hanya beberapa kali, tapi telah sering dilakukan.

Jika tidak dihentikan lebih awal maka pemerintah mengkhawatirkan penyebaran paham radikalisme dan ajakan aksi terorisme melalui Telegram dapat meluas. Karena semakin banyak orang yang terkait dengan terorisme menggunakan sejumlah fitur dalam Telegram maka pemerintah memutuskan untuk memblokir media sosial tersebut.

Berdasarkan pemantauan itu, dia menambahkan, pemerintah memandang banyak konten yang beredar di Telegram yang lolos dari pantauan perusahaan aplikasi asal Rusia tersebut. Jokowi menyebutkan Kemenkominfo telah melakukan pembicaran dengan sejumlah perusahaan media sosial yang ada di Indonesia terkait persoalan terorisme dan radikalisme yang sering disebarkan melalui media sosial.

Dia menyatakan penyebaran pemahaman terorisme menggunakan komunikasi bukan hanya di dalam negara Indonesia, tapi juga antarnegara. Untuk menjaga agar komunikasi menggunakan media sosial tidak terganggu, Jokowi meminta agar masyarakat menggunakan media sosial lain.

Dia menyatakan ada banyak media sosial selain Telegram yang lebih aman. 

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Tiga Tahun Jokowi, Utang Pemerintah Tambah Rp1.258 Triliun

    Jumat, 20 Okt 2017 15:43

    Liputanriau.com, Jakarta - Hari ini 20 Oktober 2017 tepat tiga tahun pemerintah Jokowi-JK memimpin Republik Indonesia. Dalam waktu tersebut duet Jokowi-JK terus mendorong pembangunan guna menyelesaika

  • Tiga Pekerjaan Rumah Jokowi di Sisa 2 Tahun Masa Jabatannya

    Rabu, 11 Okt 2017 19:45

    Liputanriau.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan ada tiga pekerjaan rumah Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam sisa dua tahun masa jabatannya. Yunarto mengatak

  • Jokowi Instruksikan Tembak di Tempat jika Bandar Narkoba Melawan

    Selasa, 03 Okt 2017 16:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bertindak tegas terhadap pengedar dan bandar narkoba.Jika diperlukan, Jokowi meminta

  • Presiden Jokowi Kutuk Aksi Terorisme Las Vegas

    Selasa, 03 Okt 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, yakni penembakan di tengah konser musik Route 91 Harvest concert dilakukan dari lant

  • Jokowi: Selain PCC, Saya Dengar Ada Pil Jin, Bukan Pil Setan

    Selasa, 03 Okt 2017 15:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo ‎mencanangkan aksi pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Lapangan Utama Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur,‎ Jakarta Timur,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.