• Home
  • Nasional
  • Jokowi Tegaskan Bukan PKI ke Warga Minangkabau

Jokowi Tegaskan Bukan PKI ke Warga Minangkabau

Senin, 21 Mei 2018 14:56
Dibaca: 97 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo saat peresmian kerta bandara di Padang, Sumatra Barat.
Liputanriau.com, Padang - Presiden Joko WIdodo menegaskan dirinya bukanlah kader Partai Komunis Indonesia (PKI). Itu disampaikan Jokowi di hadapan masyarakat yang hadir dalam peresmian kereta api (KA) Minangkabau Ekspres di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). 

"Banyak yang nanya Presiden Jokowi PKI? Saya jawab sekarang, saya bukan PKI atau keluarga saya juga bukan PKI," tegas Presiden di Stasiun Kereta Bandara Minangkabau Ekspres, Padang, Sumatra Barat, Senin, 21 Mei 2018. 

Jokowi menuturkan isu tersebut kembali dimunculkan sejumlah pihak tanpa fakta yang mendasar. Pasalnya, ia lahir pada 1961 atau empat tahun sebelum PKI dibubarkan pada 1965. Jika menggunakan logika, kata dia, tak mungkin dirinya menjadi kader PKI.

"Enggak mungkin ada balita PKI. Logikanya di mana," imbuh dia. 

Jokowi menambahkan orang tua kandungnya, Sujiatmi dan Notomiharjo, adalah asli Jawa, bukan keturunan Tionghoa-Singapura seperti yang diisukan di media sosial. Ia pun mempersilakan masyarakat untuk mencari tahu langsung silsilah keluarganya ke para tetangga yang tinggal di Solo, Jawa Barat.  

"Saya orang desa, bapak saya dari Karanganyar dan ibu saya dari Boyolali. Kalau tidak percaya boleh tanyakan ke tetangga saya yang tinggal di dekat masjid. Kita terbuka, tak ada yang ditutup-tutupi," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta ini. 

Jokowi pun mengimbau berbagai pihak untuk fokus membicarakan hal-hal produktif seperti pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia. Baginya, membahas tudingan maupun isu hanya menghabiskan energi ke hal negatif. 

"Kalau kita selalu membicarakan hal negatif jadinya enggak produktif. Energi kita habis untuk hal seperti ini kalau enggak saya jawab bisa ke mana-mana mestinya," pungkas dia.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Medcom

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.