• Home
  • Nasional
  • Jokowi Terus Kejar Kapolri Soal Kasus Novel Baswedan

Jokowi Terus Kejar Kapolri Soal Kasus Novel Baswedan

Selasa, 20 Feb 2018 17:18
Dibaca: 126 kali
BAGIKAN:
Presiden RI Joko Widodo

Liputanriau.com, Jakarta - Kabar kepulangan penyidik KPK Novel Baswedan seusai menjalani operasi mata di Singapura mendapat tanggapan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ia berharap Novel Baswedan bisa segera bekerja lagi di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

"Ya bersyukur Alhamdulilah pak Novel Baswedan sudah sembuh dan kembali ke Tanah Air. Saya kira pak Novel nanti bisa bekerja kembali lagi ke KPK kita syukuri," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa, 20 Februari 2018.

Novel rencananya akan kembali ke Jakarta, lusa setelah 10 bulan menjalani perawatan di Singapura. Novel Baswedan disiram air keras yang mengenai matanya. Hingga kini penyerang Novel Baswedan belum ditangkap polisi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan operasi tambahan pada mata Novel beberapa waktu lalu tergolong berhasil dan jika kondisinya makin membaik dokter mempersilakan Novel pulang untuk rawat jalan. Jika pemulihan optimal, Novel akan menjalani operasi tahap kedua pada April mendatang.

Terkait pengungkapan pelakunya, Jokowi mengatakan terus mendesak Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian agar segera menyelesaikannya. "Saya akan terus kejar di Kapolri agar kasus ini menjadi jelas dan tuntas siapapun pelakunya. Akan kami kejar terus Polri," ucapnya.

Jokowi mengisyaratkan memiliki opsi lain jika Polri tak sanggup menemukan pelaku penyiraman air keras pada Novel. "Kalau Polri sudah begini (Jokowi mengangkat kedua tangannya) baru kami akan step lain," tuturnya.

Namun ia tidak menjelaskan langkah selanjutnya yang ia maksud. Saat awak media mencoba mengkonfirmasinya terkait desakan pembentukan tim gabungan pencari fakta, Jokowi tak menjawab dan pergi.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang yang menaiki motor seusai menunaikan salat subuh di masjid dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 2017. Sebelumnya ia beberapa kali mendapat teror. Novel ditabrak mobil ketika sedang mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan, 2016. Ia juga dipidanakan atas meninggalnya tahanan, ketika ia menjadi penyidik di Bengkulu, yang terjadi pada 2004.

Semua teror datang setelah Novel memimpin penyidikan berbagai kasus besar, di antaranya kasus korupsi simulator SIM di kepolisian. Terpidana kasus ini adalah Inspektur Jenderal Djoko Susilo. Saat penyiraman terjadi, Novel sedang menyidik perkara megakorupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Ahok Dapat Remisi, Pakar Hukum: Baru 6 Bulan, Remisinya 15 Hari

    Senin, 18 Des 2017 17:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendapatkan pengurangan masa hukuman atau remisi dalam rangka hari raya Natal. Pakar Hukum Pidana Chudry S

  • Kapolda Metro Bersyukur Sidang Ahok Ditunda

    Rabu, 12 Apr 2017 14:36

    Liputanriau.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan bersyukur persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditunda. Hal ini disamp

  • Penjelasan Jaksa Tunda Bacakan Tuntutan terhadap Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 14:40

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa penuntut umum sidang kasus dugaan penodaan agama, Ali Mukartono, menjelaskan pihaknya kesulitan menyusun materi surat tuntutan terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama

  • Pengadilan Tetapkan Pembacaan Tuntutan Ahok 20 April

    Selasa, 11 Apr 2017 14:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memutuskan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) oleh Jaksa Penuntut U

  • Polda Metro Tetap Siapkan Pengamanan Sidang Ahok

    Selasa, 11 Apr 2017 00:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Polda Metro Jaya tetap menyiapkan personil pengamanan untuk sidang lanjutan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Selasa (11/4)."Agenda sidang Pak Ah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.