• Home
  • Nasional
  • Jubir Wapres Tuding Kuasa Hukum Setya Novanto Bangun Opini Sesat

Jubir Wapres Tuding Kuasa Hukum Setya Novanto Bangun Opini Sesat

Senin, 13 Nov 2017 22:07
Dibaca: 74 kali
BAGIKAN:
Wakil Presiden Jusuf Kalla

Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah, mengatakan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi cenderung membangun opini sesat soal pemanggilan Setya Novanto oleh KPK.

"Pengacara Novanto ini kan cenderung menyesatkan sebenarnya. Membangun opini seolah-olah untuk memeriksa Ketua DPR itu itu harus izin Presiden," kata Husain di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 13 November 2017.

Husain mengatakan pemeriksaan Ketua DPR sama sekali tidak membutuhkan izin Presiden. Ini karena dugaan kasus korupsi e-KTP termasuk dalam tindak pidana khusus. Dalam tindak pidana khusus, misalnya kasus korupsi, izin presiden untuk memeriksa Ketua DPR sama sekali tidak tidak diperlukan.

Ketentuan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Di Pasal 3 Undang-Undang tersebut, kata Husain, disebutkan untuk memeriksa Ketua DPR tidak dibutuhkan izin presiden bila menyangkut pidana khusus. "KPK ini memang bidangnya untuk pidana khusus, masalah korupsi. Dia memeriksa Ketua DPR tak harus izin kemana-mana," kata Husain.

Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya menyatakan pemeriksaan Setya Novanto oleh KPK tak butuh izin presiden. "KPK tidak butuh, kalau polisi, memang dibutuhkan," kata JK, Selasa, 7 November 2017. JK pun meminta Setya Novanto menaati proses hukum, apalagi terhadap aturan yang dibuat oleh DPR sendiri.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • Respons Setnov Ditahan KPK: Saya Masih Sakit, Kurang Tidur

    Senin, 20 Nov 2017 02:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto sempat memberikan keterangan kepada wartawan sesaat sebelum masuk ke dalam mobil yang membawanya ke rumah tahanan KPK, sekitar pukul 01.15 WIB. Dalam keteranga

  • Setnov Sudah Bisa Diperiksa KPK soal Kasus e-KTP

    Senin, 20 Nov 2017 02:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Tersangka dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto telah dipindahkan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korups

  • KPK Kembali Lelang Mobil dan Motor Hasil Korupsi, Ada 9 Unit

    Sabtu, 18 Nov 2017 21:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang mobil dan sepeda motor yang disita dari para koruptor. Kali ini, terdapat sembilan unit mobil plus motor, dan sebagian be

  • Pernyataan Jokowi untuk Novanto Dinilai sebagai Peringatan Keras

    Sabtu, 18 Nov 2017 20:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Dimas Oky Nugroho me

  • KPK Dalami Kasus Kecelakaan Setya Novanto

    Jumat, 17 Nov 2017 13:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah menjelaskan pihaknya akan mendalami kasus kecelakaan yang dialami oleh tersangka kasus E-KTP, Setya Novanto.Kat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.