• Home
  • Nasional
  • KPK: Ada Keterkaitan 35 Saksi untuk Fredrich Yunadi

KPK: Ada Keterkaitan 35 Saksi untuk Fredrich Yunadi

Kamis, 18 Jan 2018 20:25
Dibaca: 123 kali
BAGIKAN:
Fredrich Yunadi.
Liputanriau.com, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan pihaknya telah memeriksa sebanyak 35 saksi untuk tersangka dugaan menghalangi penyidikan, Fredrich Yunadi. Ia menyebutkan ada keterkaitan dari kesaksian saksi-saksi tersebut untuk menjerat Fredrich.

"Sudah ada 35 saksi dan ahli yang kami periksa dan ada kesesuaian satu saksi dengan saksi yang lain," kata Febri di kantornya di Jakarta Selatan, Kamis, 18 Januari 2017. Ia mengatakan kesaksian tersebut diperkuat oleh sejumlah bukti visual.

Febri membantah jika bukti-bukti yang dimiliki penyidik untuk menjerat Fredrich tidak relevan. Ia memastikan pihaknya memiliki lebih dari dua alat bukti untuk menjerat bekas pengacara Setya Novanto tersebut. "Sudah kita kroscek di penyelidikan dan penyidikan," ujar dia.

Fredrich ditetapkan sebagai tersangka dugaan menghalangi proses penyidikan Setya pada Rabu, 10 Januari 2018. KPK juga menetapkan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, sebagai tersangka. Keduanya diduga memanipulasi data medis Setya.

Melalui kuasa hukumnya, Sapriyanto Refa, Fredrich mendaftarkan gugatan praperadilan kliennya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini. Gugatan itu untuk menggugurkan penetapan status tersangka Fredrich atas dugaan menghalangi penyidikan tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto.

Refa mempermasalahkan penyitaan barang bukti dari penggeledahan kantor Fredrich. Menurut dia, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa sejumlah dokumen yang tidak ada hubungannya dengan pasal yang menyebutkan tindakan menghalangi penyidikan.

Febri menyanggah jika dianggap penggeledahan dan penyitaan dokumen tidak relevan dengan jerat kasus Fredrich Yunadi. "Silakan saja kalau mau komplain melalui jalur hukum, kita fokus pada penanganan perkaranya," kata dia.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.