• Home
  • Nasional
  • KPK Bantah PDIP soal OTT Menyasar Kepala Daerah Tertentu

KPK Bantah PDIP soal OTT Menyasar Kepala Daerah Tertentu

Senin, 11 Jun 2018 13:33
Dibaca: 89 kali
BAGIKAN:
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang
Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membantah tudingan adanya kepentingan politik dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, dan Wali Kota Blitar, Muhammad Samanhudi Anwar.

Saut menegaskan bahwa OTT yang dilakukan tidak pernah menyasar pihak tertentu. "KPK enggak milih-milih sasaran, yang utama itu hukum, hukum pembuktian yang dikedepankan," tegas Saut melalui keterangannya, Senin (11/6).

Menurut dia, pihaknya melakukan upaya penindakan selalu berdasarkan bukti yang ditemukan. Terkait adanya tudingan-tudingan yang muncul terkait OTT KPK, ia mengaku tidak merisaukannya. Ia menilai bahwa sebaiknya tudingan tersebut dibuktikan dalam persidangan.

"Soal ada implikasi atau framing politisasi, itu risiko saja. Sebaiknya di-challenge di meja pengadilan saja," kata dia.

Terkait penangkapan terhadap Syahri dan Anwar, Saut menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi bukti permulaan yang cukup. Menurut Saut, tidak langsung ditangkapnya Syahri dan Anwar dalam OTT tidak lantas membuktikan bahwa KPK tidak cukup bukti.

"Ya itu nanti didebat di pengadilan saja," kata Saut.

Dalam sepekan terakhir, KPK mencocok tiga kepala daerah yang merupakan kader PDIP. Partai berlambang banteng bermoncong putih itu menuding OTT KPK tercampuri kepentingan politik lantaran dinilai menyasar calon atau kepala daerah yang memiliki elektabilitas tinggi.

"Hal ini mengingat bahwa yang menjadi sasaran adalah mereka yang memiliki elektabilitas tertinggi dan merupakan pemimpin yang sangat mengakar. Samanhudi misalnya, terpilih kedua kalinya dengan suara lebih dari 92%," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/6).
Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • PA 212 Curiga SP3 Rizieq Hasil Barter dengan Kasus Sukmawati

    Selasa, 19 Jun 2018 14:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) perkara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shih

  • Alasan Polisi Terbitkan SP3 untuk Rizieq Shihab

    Senin, 18 Jun 2018 12:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi membenarkan telah menerbitkan surat penghentian penyidikan kasus (SP3) untuk Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal menerang

  • Alasan Prabowo Tak Mungkin Gandeng Rizieq

    Selasa, 05 Jun 2018 16:05

    Liuputanriau.com Jakarta - Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekah memunc

  • PAN: Amien Rais, Prabowo, Rizieq Sepakat Bersatu untuk 2019

    Minggu, 03 Jun 2018 00:56

    Liputanriau.com, Mekah - Pertemuan antara Habib Rizieq Syihab dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Mekah selesai. Ketiganya bersepakat bersat

  • Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Rizieq Shihab

    Jumat, 04 Mei 2018 17:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus penodaan lambang negara atau Pancasila yang melibatkan Habib Rizieq Shihab di wilayah hukum

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.