KPK Cocokkan Suara Romy dengan Hasil Sadapan

Jumat, 22 Mar 2019 18:58
Dibaca: 90 kali
BAGIKAN:
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah
Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku telah mengambil contoh suara mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy alias Romy, terkait kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pengambilan contoh suara tersebut untuk kepentingan penyidikan dan proses pembuktian di pengadilan nantinya. 

"Nanti pengambilan contoh suara ini menjadi salah satu poin pembuktian di proses persidangan lebih lanjut," ujar Febri di kantor KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Maret 2019.

Kata Febri, pihaknya juga telah memiliki bukti komunikasi atau barang bukti pertemuan terkait dengan pengisian jabatan atau terkait dengan dugaan aliran dana atau hal-hal lain yang relevan. 

Pada Kamis kemarin, 20 Maret 2019, penyidik juga mengambil contoh suara dua tersangka lain yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Pada perkara ini, Romy dijerat sebagai penerima suap dengan status anggota DPR. Sedangkan diduga sebagai pemberi yaitu Muhammad Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Vivanews

  BacaJuga
  • Analisis Pakar Kenapa Jokowi Kalah di Sumbar

    Selasa, 23 Apr 2019 12:24

    Liputanriau.com, Padang - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Unive

  • Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

    Minggu, 21 Apr 2019 16:02

    Liputanriau.com, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, tiba-tiba mengundurkan diri tanpa ada isu sebelumnya. Mundurnya politikus NasDem itu mulai diketahui

  • Jokowi Terancam Kalah Jika Golput Tinggi

    Sabtu, 30 Mar 2019 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai golput bakal merugikan Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi.“Kalau golput tinggi, Jokowi terancam kalah," kata Pangi,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.