KPK Dalami Kasus Kecelakaan Setya Novanto

Jumat, 17 Nov 2017 13:07
Dibaca: 105 kali
BAGIKAN:
Petugas kepolisian berjaga di ruang perawatan Ketua DPR Setya Novanto di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Kamis (16/11/2017) malam.

Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah menjelaskan pihaknya akan mendalami kasus kecelakaan yang dialami oleh tersangka kasus E-KTP, Setya Novanto.

Kata dia, kondisi kecelakaan itu yang nantinya menjadi acuan bagi mereka untuk melakukan tindakan selanjutnya.

"Kami akan dalami dulu bagaimana kondisi beliau. Kami sudah mengirim tim ke sana," ucap Febri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Dia menjelaskan pihaknya harus mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Bagaimana kronologis dan penyebab terjadinya kecelakaan tunggal itu. Juga termasuk pada siapa saja yang dirawat dari kecelakaan tersebut.

"Siapa saja yang ada di dalam mobil, itu juga akan kami cari tahu. Kami harus mengetahui semuanya," tukas Febri.

Pun begitu dengan arah mobil, apakah benar seperti yang dikatakan oleh kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi yang akan mengarahkan Ketua DPR itu menuju KPK.

Saat ini, jelas dia, KPK sudah memberikan surat kepada pihak kepolisian dan interpol untuk menjadikan Setya Novanto menjadi daftar pencarian orang (DPO). Surat tersebut sudah dikirim sejak Kamis (16/11/2017) petang.

Kepolisian dan Interpol diminta untuk membantu KPK dalam proses pencarian dengan tersangka Setya Novanto.

"Sudah kami kirim ke Polri dan interpol untuk menjadikan DPO. Dasarnya kami sudah bertemu dan melakukan rapat karena hingga sore tadi, tersangka tidak juga datang ke KPK," tandasnya.

Kecelakaan Menuju KPK

‎Beredar kabar Setya Novanto mengalami kecelakaan, Kamis (16/11/2017) malam. Kecelakaan terjadi saat Setya Novanto hendak menuju ke KPK untuk menyerahkan diri.

Alhasil niatan itu harus diurungkan. Akibat kecelakaan itu, Setya Novanto lantas dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi membenarkan kabar Setya Novanto mengalami musibah kecelakaan.

"Pak Setya Novanto mengalami kecelakaan, di saat perjalanan menuju KPK. Mobil bagian depan hancur," ungkap Fredrich saat dihubungi wartawan.

"Pak Setnov mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala," ujar Fredrich ditemui di depan RS Permata Hijau, Jakarta.

Fredrich juga mengungkap Setnov didampingi oleh ajudannya tatkala mengalami kecelakaan. Ajudannya Novanto yang kemudian mengabarkan kepadanya Novanto segera dilarikan ke rumah sakit.

Diberitakan, mobil Fortuner hitam bernomor polisi B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto, mengalami kecelakaan lalu lintas, Kamis malam. Mobilnya tampak menabrak tiang, yang mengakibatkan bumper mobil bagian depan rusak.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  BacaJuga
  • Pekan Ini, Novel Akan Pulang ke Indonesia

    Senin, 19 Feb 2018 14:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan hampir selesai menjalani perawatan mata di Singapura dan diperkirakan akan pulang ke Indonesia pada pekan ini.Juru bicar

  • Cerita Jokowi Jadi Imam dan Makmum Saat Shalat di Afghanistan

    Rabu, 31 Jan 2018 13:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya saat shalat berjemaah di Masjid di Kompleks Istana Kepresidenan Arg, di Kabul, Afghanistan, Senin (29/1/2018).Sebelumnya, vid

  • Terbang ke Sri Lanka, Jokowi Awali Kunjungan ke 5 Negara

    Rabu, 24 Jan 2018 14:17

    Liputanriau.comm Jakarta - Presiden Joko Widodo, Rabu (23/1/2018) pagi, bertolak ke Sri Lanka. Perjalanan itu mengawali serangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke lima negara, yakni Sri Lanka

  • Jokowi Sempat Bingung Dapat Gelar Pelapor Gratifikasi Terpatuh

    Senin, 11 Des 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada perayaan Hari Antikorupsi se-Dunia di Hotel Bidakara, Ja

  • Jokowi Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK

    Senin, 11 Des 2017 15:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan tertinggi dalam pelaporan gratifikasi. Penghargaan tersebut disandangkan KPK terkait keaktifan tokoh tersebut dalam melaporkan g

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.