• Home
  • Nasional
  • KPK Segera Rampungkan Berkas Dakwaan Setya Novanto

KPK Segera Rampungkan Berkas Dakwaan Setya Novanto

Selasa, 05 Des 2017 14:38
Dibaca: 113 kali
BAGIKAN:
Setya Novanto

Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi sedang merampungkan berkas dakwaan terhadap Setya Novanto dalam perkara dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP. Ada kemungkinan KPK melimpahkan berkas dakwaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu, 6 Desember 2017.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan keterangan terdakwa Andi Agustinus dalam sidang Kamis pekan lalu sangat kuat untuk membuktikan dugaan korupsi para tersangka, termasuk Setya dan Anang Sugiana Sudihardjo—bos perusahaan penggarap proyek, PT Quadra Solution. "Para penyidik sedang fokus pada tersangka yang sedang diproses," kata Febri kepada Tempo, Senin, 4 Desember 2017.

Jaksa pun telah memeriksa berkas penyidikan Setya. Jika naskah dakwaan rampung dan diserahkan ke pengadilan pekan ini, sidang perdana Setya dalam perkara dengan kerugian negara Rp 2,3 triliun ini akan dimulai pada pertengahan pekan depan.

Sinyal penyiapan berkas dakwaan ini telah dilontarkan jaksa penuntut umum KPK, Irene Putri, kepada majelis hakim sidang Andi Agustinus, Kamis, 30 November 2017. Ketika itu, Irene meminta hakim memberi waktu tambahan untuk menyusun berkas tuntutan terhadap Andi karena timnya juga sedang menyiapkan berkas dakwaan lain dalam perkara e-KTP.

Dalam sidang itu, Andi untuk pertama kalinya mengungkapkan keterlibatan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam kasus tersebut, termasuk Setya yang ketika proyek e-KTP digagas pada 2010-2011 masih menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar. Andi, pengusaha yang dituding sebagai otak kongkalikong tender, mengurai aliran dana dari konsorsium pemenang pengadaan ke Senayan.

Dua Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dan Basaria Panjaitan, merespons kesaksian itu sebagai petunjuk yang melengkapi penyidikan timnya. Saut bahkan menyatakan berkas dakwaan segera disetor ke pengadilan agar gugatan praperadilan Setya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tak berlanjut. Setelah tertunda sepekan, sidang praperadilan akan dimulai pada Kamis, 7 Desember 2017, dan diputus selambatnya pada Jumat, 15 Desember 2017.

Pakar hukum pidana dari Universitas Parahyangan, Agustinus Pohan, mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi telah menyebutkan bahwa sidang praperadilan harus dihentikan dan gugatan gugur jika dakwaan sudah dibacakan di pengadilan. Menurut dia, hanya sepekan waktu yang dibutuhkan dari pelimpahan berkas dakwaan hingga digelarnya sidang perdana.

Kalaupun Setya Novanto menghindari sidang pembacaan dakwaan dengan berbagai alasan, kata Agustinus, seharusnya gugatan praperadilan tetap gugur. "Sebab, hakim sudah memulai sidang meski dakwaan belum dibacakan karena terdakwa tak hadir," ujar Agustinus. Kuasa hukum Setya, Fredrich Yunadi, menyatakan keputusan KPK mempercepat proses dakwaan merupakan cermin ketidaksiapan membuktikan kesalahan kliennya.

Dia juga mempersoalkan sikap KPK yang seolah mengulur sidang praperadilan dengan tak hadir dalam sidang perdana, pekan lalu. "Kalau mau langsung ke pengadilan, silakan saja. Mereka memang berhak. Mari kita buktikan di pengadilan," kata Fredrich.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • PPP Kubu Djan Faridz Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

    Sabtu, 17 Nov 2018 01:01

    Liputanriau.com, Jakarta - Meski tak diakui pemerintah dan ditinggal para pengurusnya, PPP kubu Djan Faridz atau hasil Muktamar Jakarta, nyatanya masih eksis. Mereka mengumpulkan kader-kader tersisa d

  • Rommy Yakin Jokowi-Ma'ruf Menang di Riau

    Minggu, 14 Okt 2018 23:33

    Liputanriau.com, Pekanbaru - Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy, yakin pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf menang di Riau Pada pemilu 2019 mendatang. Ia mengungkapkan walaupun pada 2014 lalu

  • PPP Berharap TGB Segera Masuk Tim Pemenangan Jokowi

    Kamis, 26 Jul 2018 14:12

    Liputanriau.com, Jakarta - Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan Tim Pemenangan Jokowi untuk pilpres akan melibatkan semua partai pendukungnya. Tak hanya itu, relawan juga akan disertakan. Termasuk Tuan Gu

  • Ini Alasan PPP Dukung Jokowi di Pilpres 2019

    Jumat, 21 Jul 2017 20:51

    Liputanriau.com, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah melaksanakan musyawarah kerja nasional (Mukernas) ke-II. Berbagai isu politik dan sosial pun menjadi hal yang dibicarakan dalam Muke

  • Massa Merusak Kantor PPP, Humprey Djemat Tuding Pelaku Kubu Romy

    Minggu, 16 Jul 2017 16:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dirusak sekelompok orang pada Ahad dini hari, 16 Juli 2017. Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Humprey Dje

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.