Kakek Ini Ngaku Teroris di Bandara Pekanbaru

Rabu, 16 Mei 2018 19:32
Dibaca: 135 kali
BAGIKAN:
Kakek berinisial DB mengaku teroris dan membawa bom diamankan petugas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Rabu, 16 Mei 2018.

Liputanriau.com, Pekanbaru - Seorang pria tua berinisial DB diamankan petugas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018).

Pasalnya, dia mengakui diri kepada pramugari maskapai penerbangan Lion Air sebagai seorang teroris dan membawa bom.

Pria tua itu diamankan pihak pengamanan bandara pada Rabu siang, pukul 13.05 WIB, atau sesudah Markas Polda Riau diserang kawanan teroris.

"Dia mengatakan kepada pramugari apa boleh membawa bom dan seorang teroris," ujar Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait, seperti diberitakan Riau Online.

Pelaku menumpangi pesawat Lion Air JT 291 tujuan Jakarta. Tindakan pria yang berprofesi sebagai pedagang dilakukannya saat boarding time pesawat.

Saat menaiki pesawat, ia disambut pramugari di pintu kapal terbang. Dia mengatakan kepada pramugari, "Boleh saya bawa bom, saya teroris," ucap pelaku.

Hal itu langsung dilaporkan pramugari ke pilot pesawat, dan selanjutnya ke petugas keamanan Lion Air.

Oleh petugas keamanan Lion Air, insiden itu dilaporkan ke Aviation Security bandara SSK II.

"Kami sudah amankan dan sedang interogasi. Orang tua, mungkin dia bercanda," kata Jaya.

Jaya mengatakan, barang-barang milik pelaku sudah diperiksa. Di dalamnya tidak ditemukan benda-benda mencurigakan atau berbahaya.

Tindakan pelaku juga membuat pihak penganan bandara bertindak cepat. Seluruh penumpang pesawat Lion Air yang akan ditumpangi pelaku diturunkan dan diperiksa.

"Kami turunkan semua penumpang. Cargo diperiksa," kata Jaya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: RiauOnline

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.