• Home
  • Nasional
  • Kasus Penodaan Agama, Pria Solo Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Kasus Penodaan Agama, Pria Solo Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Senin, 20 Mar 2017 14:42
Dibaca: 27 kali
BAGIKAN:
Liputanriau-SEMARANG- Terdakwa kasus penodaan agama, Andrew Handoko Putra dijatuhi vonis penjara 1 tahun 6 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Semarang. Andrew terbukti sengaja merobek kitab suci meski dalam keadaan mabuk atau tidak sadar.

"Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan penjara," kata hakim Pudji Widodo dalam persidangan, Senin (20/3/2017).

Hakim Pudji mengatakan terdakwa sebagai sarjana kedokteran yang berpendidikan tidak punya alasan tidak mengetahui kesalahan yang diperbuat.

"Terdakwa secara pendidikan mempunyai pendidikan tinggi karena sarjana kedokteran, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengetahui. Sehingga unsur kesengajaan terpenuhi," ujar hakim.

Terdakwa terbukti melanggar pasal 156a KUHP dan memenuhi unsurnya. Unsur yang dimaksud yaitu setiap orang dengan sengaja, di muka umum dan mengeluarkan upaya permusuhan terhadap agama atau kepercayaan.

"Dapat disimpulkan merobek Alquran dan terjemahannya itu menyinggung perasaan umat Islam dan memenuhi unsur penodaan agama," imbuh hakim.

Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yaitu 3 tahun 6 bulan. Atas putusan hakim, kedua belah pihak menyatakan pikir-pikir.

Andrew yang merupakan warga Solo didakwa karena merobek kitab suci di kamar kos mantan pacarnya di Green Park Lavender, Jalan Pleret Raya Sumber Banjarsari, Solo pada 31 Oktober 2016.

Dia merusak beberapa barang termasuk kosmetik dan sabun yang disiramkan ke baju. Kemudian ia membuka tas mantan pacarnya dan merobek-robek buku termasuk kitab suci di dalamnya. (detikcom)

Sumber: detik.com

  BacaJuga
  • KPK: Hak Angket Hambat Proses Hukum E-KTP

    Jumat, 28 Apr 2017 15:05

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mulai gerah atas usul hak angket yang hendak digulirkan Dewan Perwakilan Rakyat. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan langkah yang dilaku

  • Hak Angket DPR Soal Korupsi KTP-El Dinilai Langgar Undang-Undang

    Jumat, 28 Apr 2017 14:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Dewan pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Lebak Roji Santani mengatakan pengusulan hak angket kasus dugaan korupsi KTP-el yang kini ditangani Komisi P

  • Ini Alasan F-Gerindra "Walk Out" Saat Pengambilan Keputusan Hak Angket KPK

    Jumat, 28 Apr 2017 14:50

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Ahmad Muzani, mengaku tak habis pikir dengan Pimpinan DPR yang sepihak memutuskan usulan hak angket dari Komisi III DPR terhadap Komisi Pembera

  • KPK: Mata Novel Baswedan Dilakukan Empat Tindakan

    Kamis, 27 Apr 2017 16:58

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan dokter yang menangani Novel Baswedan akan melakukan empat tindakan terhadap mata penyidik KPK itu ya

  • Komisi IV Ingatkan Pemko Pekanbaru Serius Tanggapi Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

    Kamis, 27 Apr 2017 06:08

    PEKANBARU - Persoalan pembangunan dan kerusakan infrastruktur memang bukan persoalan baru lagi, namun Pemerintah Kota Pekanbaru diminta tetap memprioritaskan dan agar mendengar keluhan dari masyarakat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.