• Home
  • Nasional
  • Kasus Penodaan Agama, Pria Solo Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Kasus Penodaan Agama, Pria Solo Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Senin, 20 Mar 2017 14:42
Dibaca: 38 kali
BAGIKAN:
Liputanriau-SEMARANG- Terdakwa kasus penodaan agama, Andrew Handoko Putra dijatuhi vonis penjara 1 tahun 6 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Semarang. Andrew terbukti sengaja merobek kitab suci meski dalam keadaan mabuk atau tidak sadar.

"Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan penjara," kata hakim Pudji Widodo dalam persidangan, Senin (20/3/2017).

Hakim Pudji mengatakan terdakwa sebagai sarjana kedokteran yang berpendidikan tidak punya alasan tidak mengetahui kesalahan yang diperbuat.

"Terdakwa secara pendidikan mempunyai pendidikan tinggi karena sarjana kedokteran, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengetahui. Sehingga unsur kesengajaan terpenuhi," ujar hakim.

Terdakwa terbukti melanggar pasal 156a KUHP dan memenuhi unsurnya. Unsur yang dimaksud yaitu setiap orang dengan sengaja, di muka umum dan mengeluarkan upaya permusuhan terhadap agama atau kepercayaan.

"Dapat disimpulkan merobek Alquran dan terjemahannya itu menyinggung perasaan umat Islam dan memenuhi unsur penodaan agama," imbuh hakim.

Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yaitu 3 tahun 6 bulan. Atas putusan hakim, kedua belah pihak menyatakan pikir-pikir.

Andrew yang merupakan warga Solo didakwa karena merobek kitab suci di kamar kos mantan pacarnya di Green Park Lavender, Jalan Pleret Raya Sumber Banjarsari, Solo pada 31 Oktober 2016.

Dia merusak beberapa barang termasuk kosmetik dan sabun yang disiramkan ke baju. Kemudian ia membuka tas mantan pacarnya dan merobek-robek buku termasuk kitab suci di dalamnya. (detikcom)

Sumber: detik.com

  BacaJuga
  • Galaknya Panglima TNI Habisi Komplotan Jenderal Korup

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:27

    Liputanriau.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertekad membersihkan korupsi di tubuh TNI. Permainan dalam pengadaan dan pembelian alutsista yang dikenal sebagai 'lahan basah�

  • KPK Sita Uang Suap Terkait Penangkapan Auditor BPK

    Sabtu, 27 Mei 2017 13:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Tim Satuan Tugas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dalam bentuk rupiah saat melakukan operasi tangkap tangan terhadap pejabat Badan Pemerik

  • Politisi Golkar Minta KPK Tak Ragu Usut Novanto Terkait Kasus E-KTP

    Rabu, 24 Mei 2017 13:37

    Liputanriau.com, Jakarta - Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi tidak ragu dan main-main dalam mengusut dugaan keterlibatan Ketua Umum Golkar Setya Novanto dal

  • Penjelasan KPK soal Pemeriksaan Sandiaga Uno

    Rabu, 24 Mei 2017 13:34

    Liputanriau.com, Jakarta - Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan selama lebih kurang empat jam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Selasa (23/5/2017).Selama pemeriksaan, Sandi ditanya o

  • Sandiaga Uno: Saya Tidak Kenal Nazaruddin

    Selasa, 23 Mei 2017 13:22

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengusaha Sandiaga Uno mengaku tidak kenal dengan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.Hal itu dikatakan Sandi saat memenuhi pemanggilan penyidik Komis

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.