• Home
  • Nasional
  • Kata Kolega, Tugas Fredrich Yunadi Itu Halangi Penyidikan

Kata Kolega, Tugas Fredrich Yunadi Itu Halangi Penyidikan

Sabtu, 20 Jan 2018 14:15
Dibaca: 111 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Sejumlah advokat dari berbagai organisasi berkumpul untuk menyatakan dukungannya atas profesi mereka, sekaligus juga kepada Fredrich Yunadi. Mantan Pengacara Setya Novanto itu ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan perkara obstruction of justice atau menghalangi penyidikan.

Herwanto, salah satu anggota perkumpulan dari Barisan Advokat Bersatu (Baradatu) mengatakan bahwa memang sudah tugas advokat untuk menghalangi. "Memang kami lahir, advokat itu untuk menghalang-halangi," kata Herwanto di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Januari 2018.

Menurut Herwanto, tindakan menghalangi yang dilakukan Fredrich hanya bagian dari strategi dalam menjalankan tugas sebagai advokat. Dia mencontohkan seperti halnya dengan praperadilan digunakan advokat untuk menghalangi atau melepaskan klien dari sangkaan penyidik.

Advokat lain, Ilal Ferhard juga beranggapan sama. Menghalang-halangi bagi advokat yang dilakukan Fredrich masih dalam kapasitasnya sebagai advokat. "Menghalang-halangi dalam arti yang baik," katanya.

KPK menetapkan Fredrich bersama Bimanesh yang merupakan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau sebagai tersangka pada Rabu, 10 Januari 2018. KPK menduga keduanya memaninipulasi data medis atas kecelakaan yang menimpa Setya Novanto pada 16 November 2017. Manipulasi data itu dilakukan untuk menghindarkan Setya Novanto dari pemeriksaan oleh KPK.

Menurut Herwanto, tindakan Fredrich bukan suatu kejahatan melainkan hanya melakukan tugasnya. Namun, jikapun Fredrich melakukan pelanggaran, harusnya diadili terlebih dahulu oleh organisasi yang menaunginya.

"Kalau dia melakukan pelanggaran biarlah dewan etik yang memutuskan," katanya.

Perkumpulan advokat tersebut memberikan dukungan kepada Fredrich Yunadi dan advokat pada umumnya yang dianggap sering menjadi korban kriminalisasi khususnya dari penyidik KPK. Mereka berencana akan membawa permasalahan itu ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Herwanto mengatakan akan mengajukan judicial review terhadap Undang-Undang KPK. "Selain itu, kami juga mengusulkan agar diberi sanksi bagi penyidik yang sewenang-wenang," katanya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • KPK Segera Tetapkan Boediono Tersangka Korupsi Century

    Rabu, 11 Apr 2018 06:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut keterlibatan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono dalam kasu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.