• Home
  • Nasional
  • Ketua MUI Pastikan Aksi Bela Palestina Bebas Unsur Politik

Ketua MUI Pastikan Aksi Bela Palestina Bebas Unsur Politik

Sabtu, 16 Des 2017 14:26
Dibaca: 164 kali
BAGIKAN:
Aksi Bela Palestina Bebas Unsur Politik

Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin memastikan Aksi Bela Palestina yang digelar pada Ahad, 17 Desember 2017 akan bebas dari unsur politik. Maruf mengatakan aksi unjuk rasa ini murni untuk solidaritas terhadap bangsa Palestina.

"Aksi besok tidak ada kepentingan politik praktis. Ini untuk membela kemanusiaan serta keadilan," kata Maruf di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 16 Desember 2017.

Maruf mengatakan, aksi ini digelar untuk menyampaikan aspirasi umat Islam Indonesia terhadap penetapan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada 6 Desember 2017.

Selain bebas unsur politik, Maruf memastikan aksi solidaritas besar-besaran itu akan berlangsung dengan aman dan tertib. "Aksi itu Insya Allah akan aman karena tidak ada yang tidak mendukung untuk membela Palestina," ujarnya.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir juga membenarkan pernyataan Maruf tersebut. Bachtiar mengimbau kepada para politikus yang akan menjadi peserta aksi Bela Palestina untuk tidak menyebarkan paham politik dalam acara tersebut.

"Kepada kawan-kawan politisi untuk tidak melakukan orasi yang membawa politik praktis karena kami sepakat bahwa tidak ada politik praktis, Pemilihan Kepala Daerah mau pun Pemilihan Presiden," kata Bachtiar.

MUI akan memimpin aksi solidaritas untuk Palestina di Monumen Nasional, Ahad 17 Desember 2017. Aksi ini digadang akan diikuti oleh sekitar 2 juta peserta dari 70 lebih ormas islam seluruh Indonesia.

Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin mengatakan aksi digelar sebagai bentuk penolakan atas kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memindahkan kantor Kedutaan Besar Amerika di Israel ke Yerusalem.

MUI menolak kebijakan tersebut karena Indonesia menentang segala bentuk penjajahan, termasuk terhadap Palestina. Menurut Maruf kebijakan Amerika itu bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana yang tercantum di Undang-Undang Dasar 1945.

Pernyataan Maruf merespons sikap Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memulai proses pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Saat itu, Trump menuturkan, keputusannya sebagai pemutusan terhadap kebijakan gagal selama puluhan tahun di Yerusalem. Banyak negara menolak keputusan ini.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tempo

  BacaJuga
  • PA 212 Curiga SP3 Rizieq Hasil Barter dengan Kasus Sukmawati

    Selasa, 19 Jun 2018 14:11

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) perkara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shih

  • Alasan Polisi Terbitkan SP3 untuk Rizieq Shihab

    Senin, 18 Jun 2018 12:00

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi membenarkan telah menerbitkan surat penghentian penyidikan kasus (SP3) untuk Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal menerang

  • Alasan Prabowo Tak Mungkin Gandeng Rizieq

    Selasa, 05 Jun 2018 16:05

    Liuputanriau.com Jakarta - Pertemuan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Mekah memunc

  • PAN: Amien Rais, Prabowo, Rizieq Sepakat Bersatu untuk 2019

    Minggu, 03 Jun 2018 00:56

    Liputanriau.com, Mekah - Pertemuan antara Habib Rizieq Syihab dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Mekah selesai. Ketiganya bersepakat bersat

  • Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Rizieq Shihab

    Jumat, 04 Mei 2018 17:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus penodaan lambang negara atau Pancasila yang melibatkan Habib Rizieq Shihab di wilayah hukum

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.