• Home
  • Nasional
  • Kronologi Bom Bunuh Diri 3 Gereja di Surabaya

Kronologi Bom Bunuh Diri 3 Gereja di Surabaya

Minggu, 13 Mei 2018 12:49
Dibaca: 103 kali
BAGIKAN:
3 lokasi gereja yang dibom di surabaya

Liputanriau.com, Surabaya - Pagi ini, ledakan bom bunuh terjadi di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur. Tragedi itu terjadi Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegeoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno. 

Hingga pukul 11.15 WIB, korban tewas akibat insiden itu menjadi 9 orang, sementara 40 orang luka-luka. Sejumlah Tim Gegana Polda Jatim masih menyisir lokasi kejadian, untuk menghindari adanya bom susulan. 

Berikut, kronologi tragedi ledakan bom di tiga lokasi terebut di Surabaya, Minggu (13/5). 

07.30 WIB

Bom meledak di Gereja Santa Maria, Ngagel, Surabaya. Satu orang menjadi korban.

08.30 WIB

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung mengkonfirmasi, bom meledak di tiga gereja, yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegeoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno. 

Ledakan pertama, pukul 07.30 terjadi di Gereja Santa Maria, Ngagel. Disusul kemudian ledakan di GKI Diponegoro dan GPPS. 

08.54 WIB

Suasana di sekitar lokasi pascaledakan, terlihat ada sebuah motor di tengah jalan. Ada beberapa korban terluka. Masyarakat kemudian datang menghampiri lokasi.

09.03 WIB

Pelaku diduga sengaja menyasar ketika jemaat keluar dari gereja. Dari beberapa foto yang beredar, tampak ada anak-anak yang mengalami luka di kepala dan badannya.

09.25

3 Orang dikonfirmasi tewas akibat ledakan yang terjadi di 3 gereja tersebut. Frans Barung juga menyebut, ada dua polisi yang menjadi korban luka di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Kedua korban polisi itu kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. 

09.28 WIB

Polisi mengkonfirmasi, ada beberapa lokasi yang pelaku gagal melakukan penyerangan. Bahkan pelaku berhasil ditangkap petugas kepolisian dan kini ditahan.

09.32 WIB

Akibat ledakan di tiga gereja itu, polisi langsung bergerak melakukan serangkaian antisipasi setelah ledakan bom ini. Polisi juga meminta semua gereja ditutup untuk sementara.

10.06 WIB

Jumlah korban tewas rangkaian ledakan bom di gereja di Surabaya bertambah menjadi 4 orang. Sementara korban luka berjumlah 33 orang. 

Para korban luka dibawa ke sejumlah rumah sakit di Surabaya di RSUD dr Sutomo.

10.13 WIB

Korban meninggal bertambah menjadi 6 orang. Sementara korban luka bertambah menjadi 35 orang. Dari 6 korban meninggal dunia, 3 orang meninggal di ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela. 2 orang meninggal dunia di GPPS Sawahan, Arjuno dan satu orang meninggal di GKI Diponegoro.

10.29 WIB

Pada pukul 10.23 WIB, Frans memperbarui informasi bahwa korban meninggal dunia dari peristiwa ledakan bom di Surabaya ini telah mencapai 8 orang. Sementara korban luka telah mencapai 38 orang. 

10.32 WIB

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Benny Pramono mengkonfirmasi, pelaku bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegeroro membawa 2 balita. Seorang ibu bercadar itu menggandeng dua orang balita dan memaksa masuk ke dalam gereja pada pukul 07.45 WIB. 

11.00 WIB

Tim Gegana Polda Jatim masih terus menyisir lokasi kejadian, untuk mengantisipasi adanya bom aktif yang berada di lokasi. Polisi juga meminta warga dan wartawan menjauh dari lokasi.

11.15 WIB

Hingga saat ini, total korban tewas telah mencapai 9 orang, sementara korban luka sebanyak 40 orang. 

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • KPK Segera Tetapkan Boediono Tersangka Korupsi Century

    Rabu, 11 Apr 2018 06:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut keterlibatan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus mantan Wakil Presiden (Wapres) Boediono dalam kasu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.