MKD Segera Rekomendasikan Pencopotan Novanto

Senin, 20 Nov 2017 13:15
Dibaca: 95 kali
BAGIKAN:
Setya Novanto

Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan menentukan sikap hari ini pascapenahanan Ketua DPR Setya Novanto yang berstatus tersangka korupsi e-KTP di KPK.

"Hari ini MKD akan ambil sikap. Saya sudah koordinasi dengan para pimpinan MKD dan kami akan segera lakukan rapat," kata Wakil Ketua MKD Syarifuddin Sudding di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/11).

Menurut Sudding, MKD sebenarnya sudah punya dasar untuk mengambil sikap dan menonaktifkan Novanto ketika sudah menjadi tahanan KPK. Dia menjelaskan, sesuai pasal 37 dan 87 Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) pergantian pimpinan dewan itu bisa dilakukan manakala yang bersangkutan tidak melaksanakan tugasnya secara berkelanjutan.

"Dan atau selama tiga bulan tidak bisa melaksanakan tugasnya," tegas sekretaris jenderal (sekjen) Partai Hanura itu.

Menurut Sudding, dalam konteks ini ketika yang bersangkutan ditahan dalam posisi sebagai ketua DPR, maka tidak bisa lagi melaksanakan tugas-tugasnya. "Saya kira ini juga menyangkut masalah muruah dewan, sesuai yang diamanatkan dalam tata tertib dan hukum acara MKD," ujarnya.

Dia menambahkan, ada dua opsi nanti yang akan ditawarkan. Pertama, apakah hari ini atau besok akan undang pimpinan fraksi untuk meminta pandangan-pandangan soal posisi Novanto yang sedang ditahan.

"Karena memang terbuka ruang di dalam pasal 82 di tata tertib bahwa pergantian pimpinan dewan bisa dilakukan (pergantian oleh) fraksinya atas rekomendasi dari MKD," katanya. Opsi lain, jelas Sudding, dalam UU MD3 bahwa seorang pimpinan maupun anggota diberhentikan setelah status kasusnya berkekuatan hukum tetap dan ancamannya lima tahun ke atas. 

"Tapi kan ada opsi lain, kami melihat ini kan yang menyangkut muruah kehormatan DPR. Kita harus melihat tentang pelaksanaan tugas-tugas seorang ketua di kedewananan ini," katanya.

Editor: Bobby Satia

Sumber: JPNN

  BacaJuga
  • Pekan Ini, Novel Akan Pulang ke Indonesia

    Senin, 19 Feb 2018 14:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan hampir selesai menjalani perawatan mata di Singapura dan diperkirakan akan pulang ke Indonesia pada pekan ini.Juru bicar

  • Cerita Jokowi Jadi Imam dan Makmum Saat Shalat di Afghanistan

    Rabu, 31 Jan 2018 13:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya saat shalat berjemaah di Masjid di Kompleks Istana Kepresidenan Arg, di Kabul, Afghanistan, Senin (29/1/2018).Sebelumnya, vid

  • Terbang ke Sri Lanka, Jokowi Awali Kunjungan ke 5 Negara

    Rabu, 24 Jan 2018 14:17

    Liputanriau.comm Jakarta - Presiden Joko Widodo, Rabu (23/1/2018) pagi, bertolak ke Sri Lanka. Perjalanan itu mengawali serangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke lima negara, yakni Sri Lanka

  • Jokowi Sempat Bingung Dapat Gelar Pelapor Gratifikasi Terpatuh

    Senin, 11 Des 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada perayaan Hari Antikorupsi se-Dunia di Hotel Bidakara, Ja

  • Jokowi Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK

    Senin, 11 Des 2017 15:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan tertinggi dalam pelaporan gratifikasi. Penghargaan tersebut disandangkan KPK terkait keaktifan tokoh tersebut dalam melaporkan g

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.