MUI: Pidato Viktor Berpotensi Picu Kegaduhan

Selasa, 08 Agu 2017 13:25
Dibaca: 77 kali
BAGIKAN:
RoL
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi.

Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Zainut Tauhid Saadi menjelaskan, Pidato politisi partai Nasdem, Viktor Laiskodat menimbulkan polemik dan berpotensi mengundang kegaduhan.

Oleh karena itu, kata dia, MUI meminta pada semua pihak untuk menahan diri atas pidato provokatif Victor.

"Menahan diri dan tidak terpancing untuk memberikan pernyataan yang dapat memanaskan situasi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (8/8).

Zainut Tauhid juga menjelaskan, pidato mengadu domba antargolongan dan kelompok masyarakat, khususnya antarumat beragama di Indonesia dikhawatirkan dapat mengganggu harmoni. Padahal Indonesia selama ini hidup harmoni antarumat beragama.

Zainut Tauhid juga mengatakan, MUI mengimbau kepada khususnya para elite politik hendaknya masalah tersebut segera diselesaikan dengan pendekatan musyawarah. Pendekatan dengan mengedepankan semangat kenegarawanan, kekeluargaan dan persaudaraan kebangsaan bisa meredam gejolak yang ada pascapidato Viktor.

"Sehingga persoalannya tidak semakin meluas dan melebar," jelas dia.

Jika dalam musyawarah antarelite politik tidak dapat dicapai kata sepakat, lanjut dia, maka MUI menganjurkan agar penyelesaian ditempuh melului jalur hukum. Karena, menurut MUI, jalur hukum adalah pilihan yang terhormat dan beradab.

MUI nengimbau kepada semua umat beragama, khususnya umat Islam untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan hal tersebut. "Seluruh masyarakat Indonesia agar tetap tenang, mejaga kerukunan hidup bersama, saling mengasihi dan bekerjasama dalam merawat dan menjaga NKRI dan persatuan bangsa," ujar dia mengakhiri.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Gayus Tambunan dan Nazaruddin Dapat Remisi

    Kamis, 17 Agu 2017 19:19

    Liputanriau.com, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan remisi kepada narapidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang Bogor, Muhammad Nazaruddin, dan narapidana kasus pajak Gayus

  • 92.816 Narapidana Diberi Remisi, Kenapa Ahok Tidak?

    Kamis, 17 Agu 2017 13:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mendapatkan remisi tahanan pada perayaan HUT RI yang ke 72 karena dinilai belum memenuhi persyaratan yang diatur

  • JK: Pemindahan Ibu Kota Butuh 10 Tahun Lebih

    Jumat, 07 Jul 2017 16:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, pemindahan ibukota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan membutuhkan waktu persiapan sekitar lebih dari 10 tahun. Karena

  • JK Sebut Pemilu 2019 Bisa Jadi yang Terumit di Dunia

    Rabu, 24 Mei 2017 13:48

    Liputanriau.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kemendagri dan DPR masih mencari formula untuk merumuskan Revisi Undang-Undang (UU) Pemilu. Hal ini tentu akan berdampak pada Pemilu Legislatif dan Presid

  • May Day, Pesan Jusuf Kalla di Hari Buruh 2017

    Senin, 01 Mei 2017 12:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memberikan ucapan selamat kepada buruh yang memperingati May Day pada Senin 1 Mei. Dia juga berpesan kepada masyarakat agar menghormati pa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.