• Home
  • Nasional
  • MUI Tolak Anggapan Media Asing Pilkada DKI Dimenangkan Islam Radikal

MUI Tolak Anggapan Media Asing Pilkada DKI Dimenangkan Islam Radikal

Jumat, 21 Apr 2017 13:06
Dibaca: 105 kali
BAGIKAN:
ROL/Casilda Amilah
Wakil Sekertaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. H. Amirsyah Tambunan

Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menyatakan, MUI menolak pemberitaan media asing terkait kemenangan paslon nomor tiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai kemenangan kaum Islam radikal di Jakarta. Karena, menurut Amirsyah, Pilkada DKI Jakarta yang telah diselenggarakan pada Rabu (19/4) kemarin, secara substansial sudah dilaksanakan secara demokratis.

"Pilkada kemarin telah mencerminkan jalannya demokrasi secara substansial yakni, pemilih yang berhak, yang berasal dari berbagai berlatar belakang agama, suku, dan etnis telah menentukan pilihan dengan jujur dan adil. Dengan dasar itu saya menolak anggapan yang diungkap media asing," kata Amirsyah.

Sejumlah media asing memberikan tanggapan yang serupa bahwa kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan Islam garis keras. Amirsyah mengatakan, pemberitaan media asing tersebut tidak menyuguhkan fakta-fakta yang valid. Ia menegaskan, fakta realitas pemilih dan pendukung Anies-Sandi berasalah dari latar belakang yang beragam, bahkan adapula kelompok non-muslim memberikan dukungan.

"Tidak masuk akal saja saya kira pemberitaan media asing tersebut. Padahal kenyataannya banyak juga non-muslim yang memilih Anies," kata Amirsyah.

Amirsyah berharap, gubernur terpilih bisa menjalankan visi, misi dan program kerja yang bersumber dari aspirasi berbagai latar belakang agama, etnis, suku dalam bingkai kebinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Respons Setnov Ditahan KPK: Saya Masih Sakit, Kurang Tidur

    Senin, 20 Nov 2017 02:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto sempat memberikan keterangan kepada wartawan sesaat sebelum masuk ke dalam mobil yang membawanya ke rumah tahanan KPK, sekitar pukul 01.15 WIB. Dalam keteranga

  • Setnov Sudah Bisa Diperiksa KPK soal Kasus e-KTP

    Senin, 20 Nov 2017 02:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Tersangka dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto telah dipindahkan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korups

  • KPK Kembali Lelang Mobil dan Motor Hasil Korupsi, Ada 9 Unit

    Sabtu, 18 Nov 2017 21:35

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melelang mobil dan sepeda motor yang disita dari para koruptor. Kali ini, terdapat sembilan unit mobil plus motor, dan sebagian be

  • Pernyataan Jokowi untuk Novanto Dinilai sebagai Peringatan Keras

    Sabtu, 18 Nov 2017 20:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Dimas Oky Nugroho me

  • KPK Dalami Kasus Kecelakaan Setya Novanto

    Jumat, 17 Nov 2017 13:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah menjelaskan pihaknya akan mendalami kasus kecelakaan yang dialami oleh tersangka kasus E-KTP, Setya Novanto.Kat

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.