• Home
  • Nasional
  • Mahfud MD Ikut Komentari Pernyataan Rocky Gerung Soal 'Kitab Suci Fiksi'

Mahfud MD Ikut Komentari Pernyataan Rocky Gerung Soal 'Kitab Suci Fiksi'

Kamis, 12 Apr 2018 00:15
Dibaca: 267 kali
BAGIKAN:
Mahfud MD Ikut Komentari Pernyataan Rocky Gerung Soal 'Kitab Suci Fiksi'

Liputanriau.com, Jakarta - Pernyataan Pengamat Politik sekaligus Dosen Filsafat UI, Rocky Gerung terkait pandangannya soal kitab suci menjadi perbincangan warganet. Saat hadir di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (10/4/2018) ia mengatakan bahwa kitab suci adalah hal yang fiksi.

Fiksi menurutnya berbeda dengan fiktif. Kata fiksi, lanjut dia, sebenarnya baik. Fiksi dianggap negatif karena dibebani oleh kebohongan, sehingga fiksi itu selalu dimaknai dengan kebohongan.

"Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif," ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan makna telos yang dalam bahasa Yunani yang memiliki arti akhir, tujuan ataupun sasaran. Rocky kembali menekankan bahwa fiksi adalah baik, sedangkan yang buruk adalah fiktif. Meski telah memberikan pemahaman seperti itu, namun ucapan Rocky Gerung banyak dikritik warganet.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun ikut mengomentari pernyataan Rocky Gerung itu. Menurutnya, kitab suci bukan fiksi dan jauh bedanya.

"Itu pendapat Rocky Gerung, silakan saja. Tapi bagi sy kitab suci bkn fiksi, jauh bedanya. Fiksi itu produk angan2 atau khyalan manusia sedang kitab suci adl wahyu dan pesan Tuhan. Sy meyakini, kitab suci adl wahyu Tuhan yg ditanamkan di hati dan dipatrikan di otak orng yg beriman," tulisnya, menjawab pertanyaan netter terkait pernyataan Rocky Gerung.

Memastikan jawaban Mahfud MD bukan berasal dari potongan video, seorang netter meminta Mahfud MD untuk melihat tayangan itu secara utuh.

Mahfud menegaskan ia sudah melihat videonya, dan tetap memiliki pandangan yang berbeda dengan Rocky.

"Saya sdh melihat aslinya di @tvone_ilc tadi malam. Pendapat saya tetap beda dgn pendapat Rocky Gerung. Kitab suci tetap beda dgn fiction maupun fictive. Yang satu dari atas ke bawah, yg satu dari bawah ke ke mana2. Tapi itu soal pendapat sj, tak perlu diributkan. Biarin sj," jawabnya.

Mahfud tak mau berbicara lebih jauh apakah Rocky Gerung menistakan agama atau tidak dengan pernyataannya itu. Saat ada netter yang menanyakan kira-kira kitab apa yang dimaksud, Mahfud memilih tak menjawab.

"Saya tak bisa dipancing-pancing dgn urusan penistaan atau bukan. Saya hanya berbicara pemahaman saya ttg fiksi dan kitab suci," tegas Mahfud MD.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  komentar Pembaca
Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.