• Home
  • Nasional
  • Mendagri: Tersangka Korupsi Masih Boleh Maju Pilkada

Mendagri: Tersangka Korupsi Masih Boleh Maju Pilkada

Senin, 26 Feb 2018 18:48
Dibaca: 124 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengungkapkan bahwa para calon kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih boleh maju dalam Pilkada ini.

"Aturan dan PKPU masih membolehkan sampai yang bersangkutan berkuatan hukum tetap," ujar Tjahjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

Tjahjo bahkan mengungkapkan bahwa pada Pilkada 2017, ada calon kepala daerah yang menang meski telah menjadi tersangka korupsi.

"Kalau ingat tahun lalu ada yang ditahan pun menang mutlak di pilkada," ungkap Tjahjo.

Seperti diketahui, dalam dua bulan terakhir, KPK telah menangkap lima kepala daerah melalui OTT. Empat diantaranya merupakan calon kepala daerah yang maju di Pilkada 2018.

Mereka adalah Bupati Jombang Nyono Suharli, Bupati Ngada Marianus Sae, Bupati Subang Imas Aryumningsih, dan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Dalam kasus yang ditangani KPK, Nyono, Marianus, dan Imas disangkakan sebagai penerima suap, sementara Mustafa diduga sebagai pemberi suap.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Tribunnews

  BacaJuga
  • Pengakuan Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur

    Rabu, 15 Agu 2018 16:44

    Liputanriau.com, Jakarta - Kepolisian Resor Serang, Banten hingga hari ini Rabu, 15 Agustus 2018 masih melakukan pemeriksaan marathon terhadap Raja Kerajaan Ubur Ubur Aisyah Tusalamaja Baidu

  • Ratu Kerajaan Ubur-ubur Sebar Pesan ke Jokowi dan Erdogan

    Selasa, 14 Agu 2018 20:41

    Liputanriau.com, Banten - Siti Aisyah, perempuan yang menjadi pemimpin sekte Kerajaan Ubur-ubur di Sayabulu, Kelurahan/Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, tengah menjadi buah bibir di Indonesia.Seb

  • Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur Klaim Akan Dapat Dana dari Presiden Jokowi.

    Selasa, 14 Agu 2018 20:27

    Liputanriau.com, Banten - Kerajaan Ubur-ubur rupanya bukan hanya mengajarkan Islam secara menyimpang dan menyesatkan. Pemimpin Kerajaan Ubur-ubur mengklaim akan mendapat sejumlah dana yang dicairkan o

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.