Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 15 Juni

Rabu, 13 Jun 2018 16:28
Dibaca: 147 kali
BAGIKAN:
Ilustrasi Silaturahmi Lebaran.

Liputanriau.com, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan Hari Raya Idul Fitri 1439 H tepat pada tanggal 15 Juni 2018. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menerangkan penentuan tersebut dilakukan berdasarkan perhitungan hisab. 

"Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon 14 Juni 2018 pukul 02.45.53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta +07o35'20", hilal sudah wujud," jelas Haedar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/6).

Oleh karena itu, ia mengimbau umat Islam untuk melaksanakan ibadah sunah menjelang Idul Fitri, seperti membayar zakat fitrah, memperbanyak takbir dan menunaikan Salat Id pada 15 Juni.

Terkait takbir, Haedar mengimbau masyarakat untuk mengumandangkannya di masjid atau musala menggunakan pengeras suara yang bagus. Namun tetap dengan memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda keyakinan. 

"Apabila melaksanakan takbir keliling hendaknya senantiasa dilakukan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah yang terkait," jelasnya.

Haedar berharap umat Islam menjadikan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H bisa meningkatkan keimanan, ketakwaan, pengetahuan, hingga akhlak mulia. 

"Baik elite maupun warga diajak untuk menampilkan keteladanan yang baik atau uswah hasanah sehingga kaum Muslim di negeri ini menjadi rahmatan lil-'alamin," kata Haedar.

Berbeda dengan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal dengan perhitungan astronomis sehingga sudah diketahui jauh-jauh hari, pemerintah menetapkan 1 Syawal secara manual dengan melihat langsung hilal (rukyatul hilal) dan diputuskan dalam rapat Kamis (13/6).

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kumparan

  BacaJuga
  • MUI: Bendera Yang DIbakar Banser Bukan Bendera HTI

    Selasa, 23 Okt 2018 14:03

    Liputanriau.com, Jakarta - Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota anggota GP Ansor (Banser) di Garut, menuai polemik. Mereka menganggap  bendera yang dibakar adalah bend

  • Mantan Jubir: HTI Tidak Punya Bendera

    Selasa, 23 Okt 2018 13:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ustaz Ismail Yusanto mengecam keras aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oknum anggota Barisan Serba Guna Ansor (Ba

  • Tanggapan MUI Terkait Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:26

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan pihaknya meminta agar peristiwa pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak dipermas

  • 3 Oknum Banser Terduga Pembakar Bendera Tauhid Masih Berstatus Saksi

    Selasa, 23 Okt 2018 13:19

    Liputanriau.com, Garut - Polres Garut Jawa Barat telah memeriksa tiga orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, yang diduga membakar bendera warna h

  • Ribuan Orang Tanda Tangan Petisi Bubarkan Banser

    Selasa, 23 Okt 2018 13:13

    Liputanriau.com, Jakarta - Ulah anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafaz tauhid membuat heboh publik. Kritikan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.