Musibah Giant Bow dalam Latihan TNI di Natuna

Kamis, 18 Mei 2017 13:18
Dibaca: 86 kali
BAGIKAN:

Liputanriau.com, Natuna - Sebuah insiden terjadi saat Prajurit TNI Angkatan Darat latihan di Natuna, Kepulauan Riau. Musibah dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) tersebut menyebabkan empat meninggal dunia dan delapan orang luka-luka.

Kadispen TNI AD Brigjen TNI Denny Tuejeh mengatakan, insiden yang terjadi pukul 11.21 WIB, Rabu 17 Mei 2017 itu, diakibatkan terganggunya salah satu pucuk meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K.

"Salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan, mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi. Sehingga tidak dapat dikendalikan," kata Denny dalam keterangannya, Rabu 17 Mei 2017.

Karena hal itulah, lanjut dia, mengakibatkan 12 anggota TNI AD, terkena tembakan.

"Mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan prajurit lainnya mengalami luka-luka karena terkena tembakan," jelas Denny.

Saat ini, lanjut dia, membawa seluruh korban ke rumah sakit terdekat.

Empat anggota TNI yang meninggal yakni, Kapten Arh Heru Bayu, Praka Edy, Pratu Marwan, dan Pratu Ibnu. Sedangkan prajurit yang terluka yaitu Serda Alfredo Siahaan, Sertu Blego, Prada Wahyu Danar, Pratu Bayu Agung. Kemudian Pratu Ridai, Partu Didik, Praka Edi Sugianto, dan Pelda Dawid.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Liputan6.com

  BacaJuga
  • Jessica Kumala Wongso Ajukan Kasasi ke MA

    Senin, 10 Apr 2017 22:29

    Liputanriau.com, Jakarta - Tim penasihat hukum Jessica Kumala Wongso telah merampungkan memori kasasi untuk diuji Mahkamah Agung (MA). Otto Hasibuan yang mengetuai tim pengacara telah melampirkan memo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.