• Home
  • Nasional
  • Ngabalin Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Fahri: Citra BUMN Rusak

Ngabalin Jadi Komisaris Angkasa Pura I, Fahri: Citra BUMN Rusak

Jumat, 20 Jul 2018 15:26
Dibaca: 237 kali
BAGIKAN:
Fahri Hamzah

Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah, menilai diangkatnya Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menjadi Anggota Dewan Komisaris PT Angkasa Pura I dinilai janggal. Fahri menyindir adanya nama Ngabalin hanya untuk membiayai orang yang diangkat secara politik.

"Jadi ada kebingungan. Ada dua hal soal BUMN, pertama ada kebingungan membiayai orang-orang yang bekerja sebagai political appointee di sekitar Presiden itu mungkin karena dianggap gajinya kecil," kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018.

Fahri melontarkan argumen bahwa kecilnya gaji jubir presiden dengan tanggung jawab yang besar, maka muncul opsi menjadikannya komisaris perusahaan BUMN. Hal ini hanya untuk menambahkan kompensasi bagi yang diberikan jabatan.

"Akhirnya BUMN terbebani, padahal kan BUMN harusnya dipimpin oleh orang yang fokus bekerja membesarkan perusahaan. Apalagi perusahaan-perusahaan itu perusahaan publik yang sebagian sahamnya itu dijual, itu membuat citra dari BUMN rusak," kata Fahri.

Menurut Fahri, seharusnya Jokowi mencari sumber pembiayaan yang lain untuk timnya. Bukan sebaliknya, dengan bersikap yang justru membebankan BUMN.

"Pak Ali Dewan Komisaris Angkasa Pura, wah saya ada pengadaan-pengadaan nih, kita mau ngerjainrun away, kontak Pak Ali, itu jadi rusak BUMN kita," kata Fahri.

Kemudian, Fahri juga menyindir Jokowi tak konsisten dengan pernyataannya soal konflik kepentingan. Padahal, seharusnya Ngabalin fokus saja membantu presiden.

"Jangan keluyuran ke tempat lain. Dia kan harus ngomong fokus, dia harus baca buku yang banyak, harus baca data pemerintah banyak, sehingga waktu dia menjelaskan pada publik juga akurat. Jangan comot sana comot sini tanpa akurasi," kata Fahri.

Menurutnya, hal ini kesalahan manajemen pemerintahan Jokowi. Apalagi jabatannya rangkap menjadi jubir sekaligus komisaris.

"Ini sebenarnya merusak iklim profesionalisme negara di sekitar kita. Jadi ini ngerusakkerja dia sebagai pejabat pemerintah, merusak juga kinerjanya BUMN," kata Fahri.

Fahri mengingatkan peran BUMN sebenarnya menjadi alat negara untuk menjalankan tugas-tugas ekonomi. Sementara, di sisi lain harus mensejahterakan rakyat. Persoalannya yang menjadi tugas berat ketika utang BUMN lebih besar daripada utang negara.

"Sangat dilematis, saya khawatir BUMN dalam kehancuran," kata Fahri.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Vivanews

  BacaJuga
  • Habib Bahar Ditahan, Fadli Zon: Kezaliman yang Sempurna

    Rabu, 19 Des 2018 19:21

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon mengkritik langkah kepolisian menahan Habib Bahar bin Smith yang kini menyandang status tersangka penganiayaan terhadap a

  • Polisi Sebut Habib Bahar Berniat Melarikan Diri

    Rabu, 19 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi menyatakan ada niat dari Habib Bahar bin Smith untuk lari dari masalah hukumnya terkait penganiayaan dua remaja di Bogor, Jawa Barat. Disebutkan, pimpi

  • Polisi: Habib Bahar Aktor Intelektual Kasus Dugaan Penganiayaan

    Rabu, 19 Des 2018 19:01

    Liputanriau.com, Jakarta -  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyebutkan, Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus dugaan penganiayaan anak, seba

  • Yusril Minta Jokowi Maafkan Habib Bahar

    Senin, 10 Des 2018 20:16

    Liputanriau.com, Padang - Lawyer Jokowi, Yusril Ihza Mahendra menyampaikan penetapan tersangka Habib Bahar ke Presiden Jokowi. Ia meminta Jokowi memaafkan Bahar dan meminta para habib untuk dakwah den

  • Bukan Pasal Penghinaan Presiden, Habib Bahar Kena Pasal Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis

    Sabtu, 08 Des 2018 19:17

    Liputanriau.com, Jakarta - Habib Bahar bin Smith dipolisikan lantaran dalam video ceramahnya yang viral dia diduga menghina Presiden Joko Widodo. Namun penyidik Bareskrim Polri menetapkan Habib Bahar

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.