• Home
  • Nasional
  • PA 212 Curiga SP3 Rizieq Hasil Barter dengan Kasus Sukmawati

PA 212 Curiga SP3 Rizieq Hasil Barter dengan Kasus Sukmawati

Selasa, 19 Jun 2018 14:11
Dibaca: 104 kali
BAGIKAN:
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin.
Liputanriau.com, Jakarta - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menilai penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) perkara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab merupakan hasil barter dengan perkara tokoh lain.

Hal ini disampaikan karena penyelidikan dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri turut dihentikan tak lama setelah penerbitan SP3 kasus dugaan konten pornografi di balik percakapan Rizieq dengan Firza Husein di Whatsapp.

"Kami duga ini tindakan licik, pejuang bangsa pembela agama sengaja dibikin untuk mereka barter yang memang direkayasa dibikin ditukar dengan yang betul-betul jelas fakta hukumnya," kata Novel, Minggu (17/6).

Dia berpendapat perkara Rizieq dan Sukmawati jelas berbeda fakta hukumnya. Perkara Rizieq disebut sesungguhnya sudah dapat dihentikan sejak Juni 2017 karena tak ditemukan unsur pidananya.

"Tapi polisi mengulur waktu seakan mau dicari poin mana yang mau dibarter. Setelah ini ternyata memang dibarter dengan kasus yang kami laporkan. Buat kami keadilan diporak-porandakan kepolisian," tutur Wakil Ketua ACTA ini. 

Sebelumnya, Sukmawati diduga menistakan agama karena sistematis melalui pembacaan teks puisi dalam acara resmi yang ditonton serta diliput banyak orang dan media. 

Sukmawati dilaporkan oleh sejumlah pihak atas dugaan penistaan agama ketika membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia dalam acara peragaan busana Anne Avantie beberapa waktu lalu.

Salah satu penggalan lirik puisi itu berbunyi 'yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok... Lebih merdu dari alunan azan mu'. 

Polisi sendiri mengkonfirmasi SP3 atas kasus dugaan percakapan mesum terhadap Rizieq Shihab. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Mohammad Iqbal memastikan adanya surat SP3 tersebut.

Terkait kasus Sukmawati, Iqbal juga menyatakan pihaknya menghentikan penyelidikan untuk perkara Sukmawati karena tidak menemukan unsur pidana.

Kepolisian disebut telah mendengar keterangan 28 pelapor dan satu saksi serta telah memeriksa Sukmawati. Empat saksi ahli seperti ahli bahasa, sastra, agama, dan pidana telah dimintai keterangan mengenai hal ini. 

"Disimpulkan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana, sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan atau ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata dia.
Editor: Bobby Satia

Sumber: CNNIndonesia

  BacaJuga
  • Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

    Selasa, 18 Sep 2018 10:10

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, Selasa, 18 September 2018.Wakil Ketua Ma

  • KPK Tegaskan Eks Koruptor Tak Layak Dipilih

    Sabtu, 15 Sep 2018 15:57

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menganulir PKPU yang melarang eks koruptor maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Ini artinya, eks koruptor melenggang maju sebagai caleg tanpa melanggar atu

  • KPK Punya Bukti Aliran Suap PLTU Riau-1 ke Sofyan Basir

    Jumat, 31 Agu 2018 15:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan lembaganya telah memiliki alat bukti adanya dugaan aliran suap proyek PLTU Riau-1 ke Direktur Uta

  • KPK Bebaskan Ketua dan Wakil Ketua PN Medan

    Rabu, 29 Agu 2018 16:36

    Liputanriau.com, Medan - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 8 orang di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa (28/8). Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan 4 orang hakim. Namun

  • Ada BUMN yang Borong Tiket Asian Games untuk Dibagikan ke Pejabat

    Selasa, 28 Agu 2018 16:40

    Liputanriau.com, Jakarta - KPK mendapat laporan soal ada sejumlah pejabat negara yang meminta tiket gratis Asian Games 2018 dengan memanfaatkan jabatannya. Tak hanya itu, laporan tersebut menyebutkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.