• Home
  • Nasional
  • Panitia Seminar Sudirman Said Mengaku Diancam DO

Panitia Seminar Sudirman Said Mengaku Diancam DO

Sabtu, 13 Okt 2018 11:12
Dibaca: 106 kali
BAGIKAN:
Jibril Abdul Aziz
Liputanriau.com, Sleman - Ketua panitia seminar kebangsaan dengan pembicara Sudirman Said dan Ferry Mursyidan Baldan, Jibril Abdul Aziz, mengaku mendapat ancaman drop out (DO) dari pihak kampus UGM. Ancaman itu muncul seiring dengan keputusan mendadak dari Fakultas Peternakan UGM yang mencabut izin pemakaian auditorium sebagai lokasi seminar. 

"Dari prodi bilang, intinya kalau saya tetap ngotot mengadakan acara ini atau sejenisnya di lain kesempatan, 'kamu bisa kena DO lho'," kata Jibril, ketika ditemui, Jumat (12/10/2018).

Jibril yang merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan UGM angkatan 2014 itu mengaku tidak mengetahui persis apa alasan ancaman yang dilontarkan kepadanya itu. "Tadi pas ke prodi, ada (ancaman) itu, saat itu ya sudah, taat pada keputusan pihak akademik. Saya tak mau ambil langkah yang nanti justru bikin ruwet kampus kami," ujarnya. 

Meski demikian, dari wajah Jibril saat diwawancarai tampak masih bingung dengan keputusan mendadak kampusnya yang mencabut izin peminjaman ruang auditorium sebagai lokasi seminar kebangsaan bertema kepemimpinan era milenial pada revolusi industri 4.0. 

"Dalam surat pengajuan peminjaman ruang untuk diskusi kebangsaan, memang tidak mencantumkan nama pemateri, tapi kita sudah sebar poster di kampus pada Rabu kemarin. Pesertanya 170 orang dari mahasiswa UGM dan ada dari kampus lain," jelasnya.

Jibril juga mengaku saat mengundang Sudirman dan Ferry, dua pekan sebelum seminar yang dijadwalkan berlangsung siang tadi, panitia sudah menekankan acara seminar terbebas dari pembicaraan politik. Bahkan panitia sendiri mengingatkan akan membubarkan seminar di tengah jalan jika pemateri nekat membahas politik. 

"Beliau keduanya bersedia dan siap, dan kita undang karena berkompeten dan pernah berkiprah sebagai menteri," terangnya. 

Jibril juga mengungkapkan panitia sudah koordinasi dengan BEM UGM dan prodi sebelum insiden pencabutan izin pagi tadi.

"Surat kita ajukan dua hari lalu, administrasi peminjaman ruang sudah selesai Kamis kemarin, ketua BEM juga sudah tanda tangan peminjaman ruang, kemarin sore prodi juga sudah paraf. Tapi pagi tadi jam 09.00 saya dikabari, peminjaman ruang akan dibatalkan, BEM juga menarik diri dari keikutsertaannya di seminar," kata Jibril

"Jam 11.00 tadi saya sampai di fakultas minta penjelasan ke prodi, dijawab takutnya nanti menimbulkan kejadian tak diinginkan, entah chaos atau apa, jadi ini izin penggunaan dicancel," imbuhnya.

Namun pada siang hingga sore, lanjut Jibril, pihaknya sama sekali tidak mendapat ancaman terkait penyelenggaraan seminar dari pihak manapun. "Sampai sekarang tidak ada ancaman dari pihak manapun, tiba-tiba acara dibatalkan segan alasan keamanan, padahal diskusi kebangsaan tidak mengarah politik," pungkasnya. 
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detik

  komentar Pembaca
Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.