• Home
  • Nasional
  • Pemerintah Biaya Sekolah Korban Pembunuhan di Medan

Pemerintah Biaya Sekolah Korban Pembunuhan di Medan

Rabu, 12 Apr 2017 14:47
Dibaca: 27 kali
BAGIKAN:
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto memperlihatkan foto Andi Lala tersangka kasus pembunuhan sekeluarga berdasarkan keterangan 12 orang saksi.

Liputanriau.com, Medan - Musibah yang menimpa K (4) terus mengundang perhatian dan empati masyarakat. Orang tua, abang dan kakak, serta neneknya tewas dalam pembunuhan sadis di rumah mereka di Jl Mangaan Gang Banteng, Mabar, Medan Deli, Medan, Ahad (9/4) lalu.

Setelah Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, hari ini, Selasa (11/4), giliran wakilnya, Nurhajizah Marpaung, yang datang menengok keadaan balita perempuan malang itu di RS Bhayangkara Medan. Dia pun mendapat penjelasan dari Kepala RS Bhayangkara AKBP Nyoman Eddy Purnama Wirawan terkait kondisi terkini K.

Usai melihat keadaan K, Nurhajizah menemui para awak media yang telah menunggu. Dia mengatakan, Pemprov Sumut akan berkoordinasi dengan Pemkot Medan untuk memberikan bantuan kepada anak tersebut.

"Untuk ke depannya, seluruh biaya pengobatan, termasuk biaya sekolah untuk K akan ditanggung pemerintah," kata Nurhajizah, Selasa (11/4).

Terkait hak asuh K yang sudah menjadi yatim piatu, Nurhajizah mengatakan, pemerintah juga akan memikirkan hal tersebut. Pemerintah, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mendapatkan pihak yang cocok untuk merawat K.

"Pemerintah tidak bisa mengambil alih hak asuh bila ada keluarga yang bersedia mengasuh K," ujar dia.

K merupakan satu-satunya korban selamat dalam kasus pembunuhan sadis satu keluarga di rumah mereka di Jl Mangaan Gang Banteng, Mabar, Medan Deli, Medan, Ahad (9/4) pagi. Lima korban pembunuhan tersebut, yakni pasangan suami istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (40), kedua anak mereka, Naya (14) dan Gilang (8) serta mertua Riyanto, Sumarni (60).

Mereka ditemukan tewas dengan luka akibat senjata tajam. Sementara putri bungsu Riyanto dan Yani, K (4), selamat dari pembantaian. Saat ini, kondisi balita malang yang sempat kritis itu terus membaik dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Sumber: Republika.co.id

  BacaJuga
  • Beginilah Kondisi Mata Novel Setelah Sepekan di Singapura

    Selasa, 18 Apr 2017 20:20

    Liputanriau.com, Jakarta - Sudah sepekan ini penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani perawatan di Singapura untuk pemulihan setelah disiram air keras pada Senin (11/4) pek

  • Novel Baswedan Akan Jalani Operasi Pekan Depan

    Senin, 17 Apr 2017 13:54

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan akan menjalani operasi pada pekan depan untuk mengobati kondisi matanya yang terkena siraman air keras."Alhamdullilah pemeriksaan tadi hasilnya m

  • Jalani Perawatan di Singapura, Novel Baswedan Tak Boleh Dijenguk

    Sabtu, 15 Apr 2017 16:23

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan menjalani perawatan di sebuah klinik mata di Singapura sejak Rabu, 12 April 2017. Untuk sementara waktu, Novel ta

  • Polisi Kantongi Foto Orang Mencurigakan yang Pernah Datangi Rumah Novel

    Kamis, 13 Apr 2017 19:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Polisi menemukan sejumlah petunjuk dalam kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya sudah mengant

  • Alasan Polisi Gali Keterangan Istri Novel soal Bisnis Gamis

    Kamis, 13 Apr 2017 19:30

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya terus menggali keterangan dari sejumlah saksi terkait kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan pada Selasa, 11 April 2017 pagi. Pemer

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.