• Home
  • Nasional
  • Pengacara Habib Rizieq Sangkal Bukti yang Diungkap Yusril

Pengacara Habib Rizieq Sangkal Bukti yang Diungkap Yusril

Rabu, 03 Apr 2019 20:05
Dibaca: 86 kali
BAGIKAN:
Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta
Liputanriau.com, Jakarta - Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, menyangkal bukti yang dibeberkan oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan kliennya meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Mahendradatta memastikan Habib Rizieq tak pernah menggunakan WhatsApp.

"Kembali polemik ini sudahi saja, Habib Rizieq sudah jawab dan jangan melebarkan masalah. Pilpres ini jangan klaim orang lain. Yusril unjukin bukti percakapan WA dengan Habib Rizieq. Ini mas screnshot WA-nya? Kan kasusnya Habib Rizieq kan WhatsApp, masa dia WhatsApp sih. Ah ini yang ditunjukkan WhatsApp-nya, waduh mak, saya berani jamin Pak Habib Rizieq itu nggak pernah pegang pakai WhatsApp," kata Mahendradatta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019).

"Habib Rizieq itu kasusnya kan kasus WhatsApp, dia tidak akan terlalu ceroboh kalau saya bilang. Orang WhatsApp kok yang dipermasalahkan kok sekarang WhatsApp pula yang ditunjuk," sambung Mahendradatta.

Dia menyebut akun WhatsApp bisa dibuat oleh siapa saja. Menurut Mahendradatta, cara yang digunakan untuk menyudutkan Habib Rizieq itu merupakan cara anak kecil.

"WhatsApp itu bisa dibuat. Saya bisa buat kok nomor situ saya ganti nama Habib Rizieq. Itu kan bisa. Anda kan juga bisa, keluarnya Habib Rizieq bukan. Cara-cara anak kecil, kalau menurut saya anak kecil. Ini malah saya kaget, hoh ini kok modelnya sama kayak kasus chat mesum gitu loh," ujar dia. Untuk diketahui kasus chat mesum yang sebelumnya menjerat Habib Rizieq penyidikannya telah dihentikan.

Mahendradatta kemudian bicara mengenai keislaman Prabowo yang disorot banyak orang. Menurut dia, Ijtimak Ulama memilih Prabowo sebagai capres bukan karena keislamannya paling baik tetapi mantan Danjen Kopassus itu terbukti melindungi ulama.

"Permasalahan bukan keislaman Pak Prabowo tapi bagaimana pembelaan beliau kepada ulama dan umat islam. Itu yang menjadi titik sorot, Prabowo dipilih Ijtimak ulama. Pak Prabowo itu direkomendasi oleh Ijtimak ulama bukan karena Islamnya paling bagus di dunia, bukan. Tidak boleh ada yang ngomong islam paling bagus, hanya Allah yang tahu. Pak Prabowo cuma terbukti dan menolong para ulama. Kedua beliau berjanji menjaga pemuka agama tidak hanya Islam, Islam, Hindu dan Budha harus dijaga dan dihormati tapi bukan menilai hal orang lain," ucap dia.

Prabowo juga, menurut Mahendradatta, direkomendasikan Ijtimak Ulama karena dianggap berpihak pada kepentingan ulama. Selain itu, Prabowo juga dinilai dapat menjaga masyarakat Indonesia.

"Tapi karena dianggap, dinilai oleh para ulama yang berkumpul pada saat itu, ribuan itu, bahwa beliaulah yang mampu melindungi kepentingan para ulama, umat Islam di Indonesia, disamping melindungi dan menjaga rakyat pada umumnya, termasuk semua pemuka agama, tidak hanya Islam," tuturnya.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detikcom

  BacaJuga
  • Analisis Pakar Kenapa Jokowi Kalah di Sumbar

    Selasa, 23 Apr 2019 12:24

    Liputanriau.com, Padang - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Unive

  • Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

    Minggu, 21 Apr 2019 16:02

    Liputanriau.com, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, tiba-tiba mengundurkan diri tanpa ada isu sebelumnya. Mundurnya politikus NasDem itu mulai diketahui

  • Jokowi Terancam Kalah Jika Golput Tinggi

    Sabtu, 30 Mar 2019 16:02

    Liputanriau.com, Jakarta - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai golput bakal merugikan Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi.“Kalau golput tinggi, Jokowi terancam kalah," kata Pangi,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.