Penjelasan Ade Armando soal 'Azan Tidak Suci'

Kamis, 12 Apr 2018 00:27
Dibaca: 103 kali
BAGIKAN:
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando
Liputanriau.com, Jakarta - Dosen Universitas Indonesia Ade Armando memberikan penjelasan soal unggahan 'Azan Tidak Suci' yang membuatnya dipolisikan. Ade menyebut azan itu memang tidak suci karena bukan bagian dari ayat-ayat Allah.

"Sebetulnya saya sudah tulis di Facebook, dalam ajaran agama, azan itu memang bukan sesuatu yang suci. Azan itu bukan bagian dari ayat-ayat Allah. Jadi begini, yang suci itu Allah. Yang suci itu Alquran, tapi yang lain kan tidak suci, sesuatu yang dibuat di bumi oleh manusia," kata Ade saat berbincang, Rabu (12/4/2018).

Ade lantas menceritakan sejarah awal mula azan saat zaman Nabi Muhammad SAW. Menurut Ade, azan itu merupakan ide yang dilontarkan oleh sahabat Rasul untuk menjadi penanda waktu salat. Nabi Muhammad, disebut Ade, lalu menyetujui usul tersebut.

"Ketika itu Nabi Muhammad sejarahnya itu berpikir, bertanya, mengajak sahabat untuk bertemu membicarakan, bagaimana caranya ya agar kita bisa memberi penanda bahwa waktu salat sudah tiba. Terus teman-teman sahabat Nabi memberikan ide, ada yang pakai trompet, lonceng, ada yang pakai genderang, ada yang pakai asap api," kata Ade.

"Tapi semuanya itu tidak disepakati sampai ada salah seorang sahabat yang mengatakan, dia bermimpi bertemu dengan orang yang mengajarkan ber-azan seperti yang kita kenal saat ini. Kemudian Nabi menyetujuinya," sambung dia.

Poin yang ingin disampaikan Ade dalam sejarah awal mula azan itu bahwa azan itu bukan sesuatu yang diturunkan langsung oleh Allah SWT. Karena itu, azan diklaim Ade tidak bisa disebut suci.

"Ini maka tidak bisa disebut suci, kan. Di mana letak sucinya? Kalau itu suci karena memang sesuatu yang diturunkan oleh Allah. Tapi azan itu sendiri ciptaan manusia. Azannya, ya," ujar dia.

Ade menjelaskan, sekalipun di dalam lafaz azan itu ada kalimat syahadat, hal itu tidak membuatnya menjadi suci. Dia kemudian memberikan perumpamaan layaknya buku yang berisi kalimat syahadat namun tetap tak dianggap suci.

"Makanya saya katakan yang nggak suci azannya. Misalnya begini, ada sebuah buku, di dalam buku itu ada syahadat. Menjadi suci atau nggak buku itu karena buku itu hanya di dalamnya ada syahadat. Kalau saya berbicara kemudian dalam pidato itu saya mengutip ayat-ayat Alquran, apakah pidato itu menjadi suci, kan tidak. Yang suci itu adalah ayat Allah, kalimat Allah itu suci," papar dia.

Sebelumnya, Ade Armando dilaporkan terkait dugaan penodaan agama ke Polda Metro Jaya oleh Denny Andrian Kusdayat. Ade dipolisikan gara-gara posting-nya di Facebook tentang 'Azan Tidak Suci'.

"Kalau di kalimatnya azan tidak suci, di Facebooknya dia. Berarti dia sudah melakukan penodaan," kata Denny di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu.

Laporan Denny tertuang dengan Nomor Polisi TBL/1995/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah penyebaran kebencian yang bermuatan SARA dan/atau penodaan suatu agama pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 A ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 156 a KUHP.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detik.com

  BacaJuga
  • Zulkifli Hasan Diperiksa KPK

    Selasa, 18 Sep 2018 10:10

    Liputanriau.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, Selasa, 18 September 2018.Wakil Ketua Ma

  • KPK Tegaskan Eks Koruptor Tak Layak Dipilih

    Sabtu, 15 Sep 2018 15:57

    Liputanriau.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menganulir PKPU yang melarang eks koruptor maju sebagai caleg di Pemilu 2019. Ini artinya, eks koruptor melenggang maju sebagai caleg tanpa melanggar atu

  • KPK Punya Bukti Aliran Suap PLTU Riau-1 ke Sofyan Basir

    Jumat, 31 Agu 2018 15:33

    Liputanriau.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan lembaganya telah memiliki alat bukti adanya dugaan aliran suap proyek PLTU Riau-1 ke Direktur Uta

  • KPK Bebaskan Ketua dan Wakil Ketua PN Medan

    Rabu, 29 Agu 2018 16:36

    Liputanriau.com, Medan - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 8 orang di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa (28/8). Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan 4 orang hakim. Namun

  • Ada BUMN yang Borong Tiket Asian Games untuk Dibagikan ke Pejabat

    Selasa, 28 Agu 2018 16:40

    Liputanriau.com, Jakarta - KPK mendapat laporan soal ada sejumlah pejabat negara yang meminta tiket gratis Asian Games 2018 dengan memanfaatkan jabatannya. Tak hanya itu, laporan tersebut menyebutkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.