Penjelasan Ade Armando soal 'Azan Tidak Suci'

Kamis, 12 Apr 2018 00:27
Dibaca: 94 kali
BAGIKAN:
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando
Liputanriau.com, Jakarta - Dosen Universitas Indonesia Ade Armando memberikan penjelasan soal unggahan 'Azan Tidak Suci' yang membuatnya dipolisikan. Ade menyebut azan itu memang tidak suci karena bukan bagian dari ayat-ayat Allah.

"Sebetulnya saya sudah tulis di Facebook, dalam ajaran agama, azan itu memang bukan sesuatu yang suci. Azan itu bukan bagian dari ayat-ayat Allah. Jadi begini, yang suci itu Allah. Yang suci itu Alquran, tapi yang lain kan tidak suci, sesuatu yang dibuat di bumi oleh manusia," kata Ade saat berbincang, Rabu (12/4/2018).

Ade lantas menceritakan sejarah awal mula azan saat zaman Nabi Muhammad SAW. Menurut Ade, azan itu merupakan ide yang dilontarkan oleh sahabat Rasul untuk menjadi penanda waktu salat. Nabi Muhammad, disebut Ade, lalu menyetujui usul tersebut.

"Ketika itu Nabi Muhammad sejarahnya itu berpikir, bertanya, mengajak sahabat untuk bertemu membicarakan, bagaimana caranya ya agar kita bisa memberi penanda bahwa waktu salat sudah tiba. Terus teman-teman sahabat Nabi memberikan ide, ada yang pakai trompet, lonceng, ada yang pakai genderang, ada yang pakai asap api," kata Ade.

"Tapi semuanya itu tidak disepakati sampai ada salah seorang sahabat yang mengatakan, dia bermimpi bertemu dengan orang yang mengajarkan ber-azan seperti yang kita kenal saat ini. Kemudian Nabi menyetujuinya," sambung dia.

Poin yang ingin disampaikan Ade dalam sejarah awal mula azan itu bahwa azan itu bukan sesuatu yang diturunkan langsung oleh Allah SWT. Karena itu, azan diklaim Ade tidak bisa disebut suci.

"Ini maka tidak bisa disebut suci, kan. Di mana letak sucinya? Kalau itu suci karena memang sesuatu yang diturunkan oleh Allah. Tapi azan itu sendiri ciptaan manusia. Azannya, ya," ujar dia.

Ade menjelaskan, sekalipun di dalam lafaz azan itu ada kalimat syahadat, hal itu tidak membuatnya menjadi suci. Dia kemudian memberikan perumpamaan layaknya buku yang berisi kalimat syahadat namun tetap tak dianggap suci.

"Makanya saya katakan yang nggak suci azannya. Misalnya begini, ada sebuah buku, di dalam buku itu ada syahadat. Menjadi suci atau nggak buku itu karena buku itu hanya di dalamnya ada syahadat. Kalau saya berbicara kemudian dalam pidato itu saya mengutip ayat-ayat Alquran, apakah pidato itu menjadi suci, kan tidak. Yang suci itu adalah ayat Allah, kalimat Allah itu suci," papar dia.

Sebelumnya, Ade Armando dilaporkan terkait dugaan penodaan agama ke Polda Metro Jaya oleh Denny Andrian Kusdayat. Ade dipolisikan gara-gara posting-nya di Facebook tentang 'Azan Tidak Suci'.

"Kalau di kalimatnya azan tidak suci, di Facebooknya dia. Berarti dia sudah melakukan penodaan," kata Denny di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu.

Laporan Denny tertuang dengan Nomor Polisi TBL/1995/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah penyebaran kebencian yang bermuatan SARA dan/atau penodaan suatu agama pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 A ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 156 a KUHP.
Editor: Bobby Satia

Sumber: Detik.com

  BacaJuga
  • Baca Pembelaan Diri, Setya Novanto Terisak

    Jumat, 13 Apr 2018 10:46

    Liputanriau.com, Jakarta - Terdakwa perkara dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto menyampaikan pledoi atau nota pembelaan pribadinya, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat, 13 April 2018. Saat

  • 12 Kejanggalan Kecelakaan Setya Novanto yang Diungkap Saksi

    Senin, 09 Apr 2018 13:59

    Liputanriau.com, Jakarta - Sejumlah saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan terkai

  • Perawat Akui Bimanesh Minta Infus Setya Novanto Ditempel Saja

    Senin, 02 Apr 2018 18:39

    Liputanriau.com, Jakarta - Supervisor Keperawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau Indri Astuti mengaku diperintahkan Bimanesh Sutarjo agar jarum infus hanya ditempelkan saja ke lengan Setya Novan

  • Korupsi Setya Novanto Melintasi Enam Negara

    Jumat, 30 Mar 2018 16:07

    Liputanriau.com, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Setya Novanto mirip upaya pencucian uang. Uang yang mengalir ke Novanto, terlebih

  • Setya Novanto Sempat Siapkan Rp20 Miliar untuk Sogok KPK

    Kamis, 29 Mar 2018 16:09

    Liputanriau.com, Jakarta - Setya Novanto, terdakwa kasus dugaan korupsi dana proyek KTP elektronik, ternyata pernah mencoba menyuap Komisi Pemberantasan Korupsi.Hal tersebut diungkapkan Jaksa Penu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.