• Home
  • Nasional
  • Pernyataan Jokowi untuk Novanto Dinilai sebagai Peringatan Keras

Pernyataan Jokowi untuk Novanto Dinilai sebagai Peringatan Keras

Sabtu, 18 Nov 2017 20:23
Dibaca: 117 kali
BAGIKAN:
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua DPR Setya Novanto

Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Staf Khusus Kantor Staf Presiden (KSP) Dimas Oky Nugroho menilai pernyataan Presiden dapat ditafsirkan sebagai peringatan tegas agar Novanto tidak lari dari proses hukum dalam dugaan korupsi e-KTP.

"Pernyataan ini harus dilihat sebagai pernyataan sebagai Kepala Negara terkait komitmen penegakan hukum yang konsisten. Siapa pun, politisi atau pejabat negara semestinya berlaku negarawan dan menunjukkan keteladanan kepada publik," ujar Dimas melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/11/2017).

Menurut Dimas, pernyataan Presiden Jokowi ini juga dapat menjadi peringatan bagi pejabat negara lainnya yang tengah berurusan hukum, baik di tingkat daerah atau pusat untuk tidak menghindar.

"Ini jadi warning bagi pemimpin di daerah atau di pusat, yang tengah tersandung kasus, untuk tidak lari dari proses hukum, dan tidak membuat drama atau kegaduhan secara politik," ucapnya.

Selain itu, pernyataan Presiden Jokowi yang secara tegas menyampaikan tidak mengintervensi KPK terkait persoalan Novanto, merupakan komitmen Jokowi terhadap penegakan hukum. 

"Pemerintah atau kekuatan politik apa pun tidak dapat dan tidak boleh melakukan intervensi politik dalam sebuah proses hukum yang independen," kata Dimas.

Sebelumnya, Jokowi juga meyakinkan Novanto untuk mengikuti proses hukum, sebab hukum di Indonesia berasaskan keadilan.

"Saya yakin proses hukum yang ada di negara ini berjalan dengan baik," kata Jokowi.

Editor: Bobby Satia

Sumber: Kompas

  BacaJuga
  • Pekan Ini, Novel Akan Pulang ke Indonesia

    Senin, 19 Feb 2018 14:53

    Liputanriau.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan hampir selesai menjalani perawatan mata di Singapura dan diperkirakan akan pulang ke Indonesia pada pekan ini.Juru bicar

  • Cerita Jokowi Jadi Imam dan Makmum Saat Shalat di Afghanistan

    Rabu, 31 Jan 2018 13:14

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya saat shalat berjemaah di Masjid di Kompleks Istana Kepresidenan Arg, di Kabul, Afghanistan, Senin (29/1/2018).Sebelumnya, vid

  • Terbang ke Sri Lanka, Jokowi Awali Kunjungan ke 5 Negara

    Rabu, 24 Jan 2018 14:17

    Liputanriau.comm Jakarta - Presiden Joko Widodo, Rabu (23/1/2018) pagi, bertolak ke Sri Lanka. Perjalanan itu mengawali serangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke lima negara, yakni Sri Lanka

  • Jokowi Sempat Bingung Dapat Gelar Pelapor Gratifikasi Terpatuh

    Senin, 11 Des 2017 15:56

    Liputanriau.com, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada perayaan Hari Antikorupsi se-Dunia di Hotel Bidakara, Ja

  • Jokowi Paling Rajin Lapor Gratifikasi ke KPK

    Senin, 11 Des 2017 15:52

    Liputanriau.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mendapatkan penghargaan tertinggi dalam pelaporan gratifikasi. Penghargaan tersebut disandangkan KPK terkait keaktifan tokoh tersebut dalam melaporkan g

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 LIPUTAN RIAU. All Rights Reserved.